MENGAPA SETIAP NEGARA MEMILIKI HARI GURU?
Sumber gambar: https://share.google/ynvd8IuzhoJFJnKln
Jika diperhatikan, hampir semua negara di dunia memiliki versi Hari Guru mereka sendiri. Ini bukan kebetulan, tetapi bukti bahwa profesi guru dianggap penting secara universal. Tidak peduli perbedaan bahasa, budaya, atau sistem pendidikan, guru selalu menjadi pusat pengembangan ilmu dan kemajuan masyarakat.
Hari Guru muncul sebagai bentuk penghargaan negara terhadap peran pendidikan. Saat negara menghormati guru, itu berarti negara menghormati ilmu pengetahuan. Pendidikan adalah fondasi kehidupan modern, dan guru adalah penggeraknya. Karena itu, memperingati Hari Guru berarti memperingati inti peradaban.
Dalam banyak negara, Hari Guru juga dijadikan momen refleksi kebijakan pendidikan. Pemerintah menggunakan momentum ini untuk memperbaiki sistem, meningkatkan kesejahteraan guru, atau merumuskan kebijakan baru yang mendukung pendidikan jangka panjang. Perayaan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi alat perubahan.
Alasan lain mengapa setiap negara memiliki Hari Guru adalah karena hubungan emosional antara guru dan murid bersifat universal. Semua orang, tidak peduli latar belakangnya, memiliki pengalaman belajar dengan guru. Kenangan ini menciptakan hubungan sosial yang kuat dalam suatu bangsa.
Hari Guru juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak boleh diabaikan. Jika guru dihargai, maka murid akan lebih menghargai proses belajar. Dan ketika pendidikan dihormati, maka masa depan bangsa akan menjadi lebih cerah.
Karena itu, Hari Guru ada di hampir setiap negara bukan karena formalitas, tetapi karena kebutuhan sosial dan peradaban. Ini adalah perayaan makna kemanusiaan yang tidak bisa digantikan oleh apa pun.
Author: Adinda Budi Julianti
Editor: Arika Rahmania
Sumber: AI