Permainan Edukatif sebagai Media Penyampai Nilai Kesehatan di Sekolah Dasar
Sumber: Canva Image
Permainan edukatif adalah salah satu metode sosialisasi kesehatan yang paling efektif untuk anak SD. Anak belajar dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan penuh antusiasme. Momentum Hari AIDS dapat dimanfaatkan sekolah untuk memperkenalkan nilai kesehatan melalui permainan sederhana.
Guru dapat membuat permainan tebak gambar tentang pola hidup sehat. Misalnya, siswa menebak apakah suatu perilaku termasuk sehat atau tidak. Gambar-gambar seperti mencuci tangan, membuang sampah pada tempatnya, atau menggunakan handuk pribadi dapat membantu mereka memahami konsep kesehatan dasar.
Permainan estafet kebersihan juga dapat dilakukan. Siswa bekerja dalam kelompok untuk menjalankan tugas seperti menyusun langkah cuci tangan atau memilih barang mana yang aman untuk dibagi. Melalui permainan ini, mereka belajar bekerja sama sekaligus memahami batasan kesehatan tanpa merasa takut.
Kegiatan outdoor seperti pos-pos kesehatan membuat anak semakin antusias. Pada setiap pos, mereka menyelesaikan misi kecil yang berhubungan dengan hidup sehat. Semakin interaktif kegiatan, semakin kuat pesan yang tersampaikan.
Guru dapat memasukkan nilai toleransi dan empati dalam permainan. Misalnya, permainan “rangkul teman” yang mengajak siswa menerima teman yang berbeda kondisi fisiknya. Ini membantu mengurangi potensi diskriminasi terhadap penyakit tertentu.
Permainan juga memberi ruang kepada siswa yang pendiam untuk terlibat. Ketika mereka aktif, pesan kesehatan lebih mudah tertanam dalam ingatan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran kesehatan tidak harus selalu serius dan kaku.
Dengan permainan edukatif, sekolah dasar dapat berperan sebagai agen sosialisasi kesehatan yang menyenangkan dan tidak menakut-nakuti. Anak belajar sambil bermain, dan nilai penting tetap tersampaikan dengan baik.
Penulis: Danella Putri
Editor: Alvina Fiqhiyah Ardita