Pentas Drama Mini untuk Mengajarkan Nilai Kesehatan dan Anti Diskriminasi
Sumber: Canva Images
Drama mini adalah kegiatan yang dapat melatih ekspresivitas sekaligus menanamkan nilai moral. Sekolah dasar dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk memperingati Hari AIDS dengan mengajarkan nilai hidup sehat dan anti diskriminasi tanpa mengaitkannya langsung dengan detail HIV.
Guru dapat membuat naskah sederhana tentang persahabatan. Misalnya, cerita tentang seorang anak yang sedang sakit ringan tetapi tetap mendapat dukungan teman-temannya. Kisah ini membantu siswa memahami bahwa tidak boleh menjauh atau mengejek teman hanya karena mereka terlihat berbeda kondisi.
Siswa yang berperan dalam drama belajar merasakan perasaan karakter lain, sehingga empati mereka meningkat. Melalui peran, mereka memahami bagaimana rasanya butuh bantuan atau butuh teman.
Pentas drama juga menciptakan suasana kelas yang lebih hidup. Anak-anak biasanya sangat antusias untuk tampil, sehingga pesan moral lebih mudah mereka ingat. Dengan arahan guru, drama dapat menjadi sarana edukasi yang kuat.
Penonton, yaitu siswa lainnya, juga belajar melalui jalan cerita. Mereka menyaksikan bagaimana karakter saling mendukung dan menyelesaikan masalah dengan cara yang baik.
Setelah pementasan, guru dapat mengadakan sesi refleksi ringan, seperti “Apa pelajaran yang kalian dapatkan dari drama tadi?” Diskusi singkat memperkuat pemahaman nilai yang ingin ditanamkan.
Dengan pentas drama mini, sekolah dasar dapat menyampaikan pesan penting tentang kesehatan dan empati dengan cara yang kreatif dan menyenangkan sebagai bagian dari peringatan Hari AIDS.
Penulis: Danella Putri
Editor: Alvina Fiqhiyah Ardita