Kegiatan Karya Seni untuk Menyebarkan Pesan Kesehatan pada Peringatan Hari AIDS
Sumber: Canva Image
Seni adalah bahasa universal yang mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui gambar, mewarnai, dan kerajinan tangan, siswa dapat belajar tentang nilai kesehatan dengan cara yang kreatif. Momentum Hari AIDS bisa menjadi pengingat bahwa edukasi kesehatan dapat dilakukan tanpa menakutkan anak.
Guru dapat membuat tema gambar seperti “Tubuh Sehat”, “Temanku Hebat”, atau “Aku Sayang Diriku”. Tema sederhana ini mengajak siswa memahami bahwa menjaga diri penting untuk mencegah penyakit apa pun. Mereka juga belajar bahwa semua teman layak dihargai meskipun sedang sakit.
Kegiatan mewarnai poster juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan kesehatan. Siswa dapat memilih warna sesuai kreativitas sambil memahami pesan di dalam gambar. Guru dapat menjelaskan arti gambar tersebut dengan cara yang lembut dan ramah.
Seni kolase atau mozaik dapat menjadi kegiatan kelompok yang mendorong kerja sama. Ketika siswa saling membantu, mereka belajar toleransi dan saling menghargai, yang relevan dengan pesan anti stigma.
Guru dapat menampilkan karya seni siswa di lorong sekolah. Ketika karya mereka dihargai, mereka merasa bangga dan memahami bahwa pesan kesehatan adalah bagian penting dari kehidupan sosial di sekolah.
Kegiatan seni ini tidak hanya meningkatkan kreativitas, tetapi juga memperkuat empati. Siswa belajar menerima teman yang mungkin tampak berbeda secara fisik atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Dengan seni, sosialisasi kesehatan menjadi lebih lembut, manusiawi, dan menyenangkan. Sekolah dasar dapat membantu memperingati Hari AIDS sambil tetap menjaga kenyamanan anak-anak.
Penulis: Danella Putri
Editor: Alvina Fiqhiyah Ardita