Belajar di Dua Dunia: Tantangan Guru SD Menggabungkan Pembelajaran Konvensional dan Digital
Sumber: Canva Image
Guru SD menghadapi tantangan ganda: mereka harus membangun dasar literasi, numerasi, sekaligus mengenalkan dunia digital kepada siswa yang masih belajar membaca dengan lancar. Ini tidak mudah. Anak-anak SD adalah pembelajar awal yang membutuhkan pendampingan penuh, tetapi teknologi menuntut tingkat kemandirian tertentu.
Di sisi lain, anak usia dini sangat mudah tertarik pada visual digital, yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan motivasi belajar. Guru kemudian berusaha menciptakan jembatan antara tradisional dan digital. Misalnya, membaca buku cerita tetap dilakukan, tetapi pengayaan materi bisa melalui video animasi pendek atau aplikasi latihan interaktif.
Tantangannya adalah menjaga agar anak tidak terlalu bergantung pada layar. Guru harus sangat selektif memilih aplikasi yang edukatif, aman, tanpa iklan, dan tidak membuat siswa kecanduan. Ini membutuhkan waktu untuk menguji dan mengevaluasi.
Interaksi langsung tetap penting. Banyak guru menyadari bahwa karakter, empati, dan kerja sama tidak bisa dibangun hanya lewat aplikasi. Maka kegiatan kelompok, permainan edukatif, dan praktek langsung tetap menjadi prioritas. Teknologi hanya digunakan sebagai penunjang, bukan pengganti.
Selain itu, perbedaan fasilitas antar-siswa membuat guru perlu memikirkan strategi yang adil. Tidak semua rumah memiliki internet stabil atau perangkat pribadi. Guru perlu membuat alternatif tugas non-digital agar semua siswa tetap setara.
Guru SD juga harus berkomunikasi intens dengan orang tua. Sering kali, orang tua khawatir jika anak terlalu cepat dikenalkan teknologi. Namun dengan edukasi yang tepat, orang tua dapat memahami bahwa penggunaan digital yang terkontrol dapat meningkatkan kualitas belajar.
Pada akhirnya, guru SD adalah navigator dua dunia dunia buku dan dunia digital. Peran mereka krusial dalam memastikan bahwa anak tumbuh melek teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai belajar dasar.
Penulis: Danella Putri
Editor: Firstlyta Bulan