Apakah Guru Siap Menghadapi Kurikulum Berbasis Teknologi?
Sumber: Ilustrasi AI
Dalam momentum Hari Guru, muncul pertanyaan penting: sudahkah guru siap menjalankan kurikulum yang kini semakin sarat teknologi? Tantangannya tidak lagi sekadar menggunakan PowerPoint, tetapi memahami bagaimana AI, coding, dan berbagai platform digital bisa diintegrasikan secara utuh ke dalam proses belajar mengajar.
Banyak pakar menilai bahwa kesiapan guru masih beragam. Di beberapa daerah, terutama wilayah yang akses teknologinya terbatas, penguasaan alat digital masih rendah. Berbagai temuan menunjukkan bahwa penggunaan LMS dan platform digital belum optimal, terutama karena hambatan literasi teknologi dan keterbatasan perangkat.
Menghadirkan teknologi ke dalam kurikulum juga berarti mengubah pola pikir. Guru perlu mulai meninggalkan pola pengajaran yang terlalu berpusat pada guru, lalu beralih ke pendekatan yang lebih berfokus pada siswa. Dalam model ini, teknologi berperan sebagai jembatan yang mempermudah proses belajar, sementara guru bertindak sebagai fasilitator yang memandu siswa mengeksplorasi informasi secara kritis.
Di sisi lain, muncul kekhawatiran mengenai beban kerja tambahan. Pembuatan modul digital, penilaian berbasis platform, hingga pengelolaan data siswa membutuhkan waktu dan keterampilan baru. Tanpa pelatihan yang berkelanjutan dan dukungan infrastruktur, tuntutan dalam kurikulum berbasis teknologi akan sulit dipenuhi.
Meski begitu, potensi yang dibawa kurikulum digital sangat besar. Dengan bantuan AI dan platform digital, pembelajaran dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan masing-masing siswa. Guru juga bisa bekerja lebih efisien berkat otomatisasi penilaian dan penyusunan materi adaptif. Teknologi pada akhirnya dapat memperkuat pekerjaan guru, bukan menggantikannya.
Pada peringatan Hari Guru, penting bagi kita untuk mendorong hadirnya kebijakan sistemik: penyusunan rencana digital sekolah, pelatihan literasi teknologi untuk guru, serta pembentukan komunitas berbagi praktik baik. Karena pada akhirnya, kesiapan guru menjadi fondasi terpenting dalam keberhasilan kurikulum berbasis teknologi ke depan.
Penulis: Danella
Editor: Firstlyta Bulan