Transformasi Sikap Siswa melalui Keteladanan Guru terhadap ODHA
Sumber Gambar. kompasiana.com
Keteladanan
guru memiliki pengaruh besar terhadap sikap siswa. Dalam isu ODHA, guru perlu
menunjukkan sikap terbuka dan tidak menghakimi. Perilaku ini akan diamati dan
ditiru oleh siswa. Sikap positif guru dapat menjadi pemicu perubahan.
Guru yang ramah dan menghargai semua individu menciptakan atmosfer positif.
Siswa merasa aman untuk belajar dan berpendapat. Lingkungan yang ramah membantu
menumbuhkan penerimaan terhadap keberagaman. Hal ini menjadi pondasi
inklusivitas.
Dalam pembelajaran, guru dapat menekankan pentingnya menghormati martabat
setiap manusia. Penekanan nilai ini diperkuat melalui diskusi bermakna. Siswa
belajar bahwa sikap inklusif adalah bentuk kebaikan. Nilai moral ini akan
melekat dalam diri mereka.
Guru
juga harus konsisten dalam menegur perilaku diskriminatif. Ketegasan ini
mengajarkan siswa bahwa diskriminasi tidak dapat diterima. Selain itu, siswa
belajar memahami konsekuensi buruk dari tindakan tersebut. Konsistensi ini
penting dalam pembentukan karakter.
Keterlibatan guru dalam kegiatan sosial meningkatkan kredibilitasnya. Misalnya
menjadi penggerak kampanye anti-stigma di sekolah. Kegiatan ini menunjukkan
bahwa guru tidak hanya mengajar, tetapi juga bertindak. Tindakan nyata memiliki
dampak kuat pada siswa.
Guru
dapat berbagi cerita inspiratif mengenai perjuangan ODHA. Cerita nyata memiliki
kekuatan emosional yang mendalam. Siswa akan lebih mudah memahami kondisi
tersebut. Cerita memicu empati yang tulus.
Selain
itu, guru dapat membangun komunikasi positif dengan siswa. Komunikasi ini
menumbuhkan rasa saling percaya. Siswa lebih terbuka untuk mendiskusikan isu
sensitif. Kondisi ini mempermudah guru menyampaikan nilai inklusif.
Dengan keteladanan yang konsisten, siswa mengalami transformasi sikap. Mereka
tumbuh menjadi individu yang menerima keberagaman. Sikap ini membawa dampak
positif dalam lingkungan sosial mereka. Guru menjadi motor utama dari perubahan
tersebut.
Author
: Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti Ashlah