Transformasi Peran Guru dalam Pembelajaran Berbasis Platform Digital
Sumber: Canva Image
Perkembangan platform digital seperti Google Classroom, Moodle, atau Ruang Belajar Kemendikbud mengubah cara guru mengajar dan berinteraksi dengan siswa. Jika dulu guru menjadi pusat informasi, kini mereka harus berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengelola informasi dari berbagai sumber. Peran ini membutuhkan keterampilan baru, mulai dari mengorganisasi materi digital hingga memahami pola belajar siswa melalui analitik data.
Transformasi ini tidak selalu mudah. Sebagian guru masih merasa asing menggunakan platform digital, terutama ketika harus mengunggah materi, membuat kuis interaktif, atau menilai tugas secara daring. Namun seiring waktu, banyak guru mulai menemukan pola kerja yang lebih efisien. Platform digital memungkinkan pembelajaran lebih terstruktur, transparan, dan dapat dilacak setiap saat.
Menurut laporan Kemendikbudristek (2024), penggunaan platform digital membantu meningkatkan keterlibatan siswa karena mereka dapat belajar kapan saja dan mengulang materi sesuai kebutuhan. Namun keberhasilan ini tetap bergantung pada kemampuan guru menyiapkan materi yang relevan dan mengelola kelas dengan bijak.
Peran guru kini semakin kompleks, tetapi juga semakin bermakna. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi pembimbing digital yang membantu siswa belajar secara mandiri. Dengan pelatihan yang tepat, guru dapat memanfaatkan platform digital sebagai ruang pembelajaran yang lebih fleksibel dan inklusif.
Penulis: Danella
Editor: Firstlyta Bulan