Tips Mengatur Logistik Makanan Darurat di Koperasi Sekolah
Sumber:
Gemini AI
Koperasi sekolah
memiliki peran strategis dalam mendukung kesiapsiagaan bencana, khususnya
terkait penyediaan logistik makanan darurat. Dalam kondisi darurat, akses
terhadap makanan sering kali terhambat, sementara kebutuhan energi tetap
tinggi, terutama bagi siswa. Oleh karena itu, pengaturan logistik makanan
darurat di koperasi sekolah perlu direncanakan dengan matang dan berkelanjutan.
Langkah pertama
adalah menentukan jenis makanan yang sesuai untuk kondisi darurat. Makanan
darurat harus memiliki daya simpan panjang, mudah dikonsumsi tanpa proses
memasak, dan memiliki kandungan energi yang cukup. Contohnya adalah biskuit
tinggi energi, roti kering, makanan kaleng, dan susu UHT. Pemilihan produk juga
harus memperhatikan keamanan pangan dan preferensi usia anak sekolah.
Pengelolaan stok
menjadi aspek penting berikutnya. Koperasi perlu menerapkan sistem rotasi stok
(first in, first out) agar makanan tidak kedaluwarsa. Produk yang mendekati
masa kedaluwarsa dapat dialihkan untuk penjualan normal, kemudian diganti
dengan stok baru. Pencatatan yang rapi akan membantu memastikan ketersediaan
logistik selalu dalam kondisi layak konsumsi.
Selain makanan,
penyediaan air minum darurat harus menjadi prioritas. Air minum kemasan dengan
ukuran praktis sebaiknya disimpan dalam jumlah memadai. Koperasi juga perlu
memastikan tempat penyimpanan terlindung dari panas berlebih dan kontaminasi.
Air merupakan kebutuhan paling mendasar dalam kondisi darurat dan tidak dapat
digantikan oleh jenis logistik lain.
Pengaturan
logistik juga harus disertai dengan pembagian peran yang jelas. Sekolah perlu
menunjuk petugas koperasi atau tim logistik darurat yang bertanggung jawab atas
distribusi makanan saat terjadi bencana. Mekanisme distribusi harus diatur agar
tertib dan mengutamakan kelompok rentan seperti siswa kelas rendah atau siswa
berkebutuhan khusus.
Terakhir,
perencanaan logistik makanan darurat perlu disosialisasikan dan diuji melalui
simulasi. Guru dan staf harus mengetahui bahwa koperasi menjadi salah satu
pusat logistik darurat. Dengan perencanaan yang baik, koperasi sekolah tidak
hanya berfungsi sebagai unit ekonomi, tetapi juga sebagai bagian integral dari
sistem ketahanan dan keselamatan sekolah.
Editor: Firstlyta
Bulan