Teknologi AI Diprediksi Jadi Masa Depan Pembelajaran
Memasuki peringatan Hari Guru 2025, diskusi mengenai masa depan pendidikan semakin mengarah pada peran besar teknologi Artificial Intelligence (AI). Para guru dan pemerhati pendidikan melihat AI bukan lagi sekadar alat tambahan, tetapi potensi utama yang akan mengubah cara siswa belajar dan guru mengajar. “AI membuka peluang personalisasi pembelajaran yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya,” ujar seorang pendidik dalam forum nasional Hari Guru.
AI dinilai mampu membantu guru menganalisis kebutuhan siswa secara lebih cepat dan akurat, mulai dari mendeteksi kesulitan belajar hingga menyesuaikan strategi pengajaran. Namun, pemanfaatannya masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti minimnya literasi digital pendidik, keterbatasan perangkat, dan kecemasan guru akan tergantikannya peran manusia. Meski begitu, para guru menyadari bahwa AI justru dapat memperkuat peran guru, bukan menggantikannya.
Ahli teknologi pendidikan dari Estonia, Prof. Karin Välimaa (2024), menyatakan bahwa integrasi AI di sekolah dapat mendorong pembelajaran yang lebih adaptif. “AI dapat memberikan rekomendasi belajar yang dipersonalisasi berdasarkan data perkembangan siswa. Tetapi tetap, guru adalah pengambil keputusan utama,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa negara perlu memastikan pelatihan intensif agar guru siap memanfaatkan AI secara optimal.
Dari Inggris, pakar inovasi digital Dr. Peter Hollingsworth (2023) menilai bahwa kunci keberhasilan pemanfaatan AI bukan pada teknologinya, tetapi pada kesiapan ekosistem pendidikannya. “Sekolah harus memiliki infrastruktur digital yang kuat dan kebijakan yang etis. AI tidak boleh digunakan tanpa kendali atau pemahaman,” ujarnya. Menurutnya, literasi digital etis harus menjadi kurikulum wajib di semua jenjang.
Momentum Hari Guru 2025 menjadi kesempatan bagi pemerintah, sekolah, dan guru untuk mempercepat transformasi digital yang bertanggung jawab. Para pendidik percaya bahwa AI dapat menjadi alat yang memperkaya proses belajar, asalkan digunakan dengan pengawasan manusia yang bijaksana. Dengan persiapan yang matang, teknologi AI bukan hanya tren sesaat, tetapi masa depan pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan.
Penulis: Wasis Soeprapto
Ediotor: Arika Rahmania
Sumber: AI