Sertifikasi PPG Guru Agama: Integrasi Moderasi Beragama dan Toleransi Lintas Iman
Sumber: Gemini AI
Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk guru agama kini memprioritaskan integrasi moderasi beragama dan toleransi lintas iman sebagai kompetensi pedagogik wajib. Guru agama dituntut tidak hanya mengajarkan doktrin keagamaan, tetapi juga nilai-nilai inklusivitas, perdamaian, dan penghormatan terhadap perbedaan. Tujuannya adalah mencetak guru yang mampu menanamkan sikap beragama yang moderat pada siswa. Agama harus menjadi sumber kebaikan dan kerukunan.
Kurikulum PPG guru agama diperkaya dengan modul tentang dialog antar-iman, resolusi konflik berbasis nilai agama, dan pemahaman terhadap praktik keagamaan lain. Guru diajarkan cara memfasilitasi diskusi tentang isu-isu sensitif keagamaan dengan pendekatan yang konstruktif dan empatik. Kompetensi ini mendorong guru untuk menciptakan lingkungan kelas yang menghargai keberagaman keyakinan. Toleransi adalah nilai utama yang diajarkan.
Peningkatan kompetensi ini secara signifikan memperkuat kompetensi sosial guru agama dalam berinteraksi dengan masyarakat multikultural. Guru akan mampu menjadi agen perdamaian yang aktif meredakan potensi konflik berbasis agama. Kompetensi kepribadian guru juga terasah dalam menumbuhkan objektivitas, kebijaksanaan, dan sikap adil dalam menyikapi perbedaan. Guru adalah teladan kerukunan beragama.
Tantangan utama adalah menghadapi pandangan konservatif yang mungkin menolak konsep moderasi beragama. Diperlukan sosialisasi yang masif dan persuasif kepada seluruh guru agama dan masyarakat. LPTK harus menyiapkan dosen yang memiliki wawasan luas tentang pluralisme agama dan kapasitas untuk memfasilitasi dialog. Komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila adalah pondasi.
PPG Guru Agama yang mengintegrasikan moderasi beragama diharapkan mampu mencetak guru profesional yang berwawasan luas, toleran, dan mampu membimbing siswa menjadi warga negara yang religius sekaligus nasionalis. Guru agama adalah pilar penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendidikan karakter.