Sampah Plastik dan Ketidakseimbangan Rantai Makanan
Rantai makanan menjaga aliran
energi. Sampah plastik mengganggu sistem tersebut. Organisme salah mengonsumsi
plastik. Energi tidak tersalurkan dengan baik. Ekosistem menjadi tidak
seimbang.
Plastik sering dikira makanan.
Hewan kecil menelannya. Racun masuk ke tubuh. Hewan pemangsa ikut terdampak.
Akumulasi racun meningkat.
Gangguan rantai makanan
memengaruhi populasi. Beberapa spesies menurun drastis. Spesies lain berkembang
tidak terkendali. Keseimbangan ekosistem rusak. Dampak ekologis meluas.
Di laut, plankton terdampak
mikroplastik. Produksi energi menurun. Ikan kekurangan makanan. Populasi ikan
berkurang. Nelayan terdampak.
Di darat, rantai makanan juga
terganggu. Serangga dan burung terdampak plastik. Penyerbukan menurun.
Produktivitas tanaman terganggu. Sistem pangan terancam.
Ketidakseimbangan rantai makanan
berdampak jangka panjang. Ekosistem menjadi rapuh. Pemulihan sulit dilakukan.
Risiko kerusakan permanen meningkat. Dampak sosial muncul.
Menjaga rantai makanan sangat
penting. Pengurangan sampah plastik harus dilakukan. Lingkungan bersih
mendukung keseimbangan. Ekosistem sehat menopang kehidupan. Keberlanjutan dapat
tercapai.
Author : Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti Ashlah