Sampah Plastik dan Ketahanan Ekosistem
Ketahanan ekosistem menunjukkan
kemampuan alam bertahan dari gangguan. Sampah plastik melemahkan ketahanan
ekosistem. Pencemaran mengganggu fungsi alami lingkungan. Ekosistem sulit pulih
dari kerusakan. Risiko keruntuhan meningkat.
Ekosistem yang tercemar
kehilangan daya adaptasi. Organisme kesulitan menyesuaikan diri. Perubahan
lingkungan berlangsung cepat. Banyak spesies tidak mampu bertahan.
Keanekaragaman hayati menurun.
Plastik menghambat proses
pemulihan alami. Habitat rusak sulit diperbaiki. Regenerasi ekosistem berjalan
lambat. Keseimbangan ekologi terganggu. Dampak berlangsung jangka panjang.
Ketahanan ekosistem penting bagi
manusia. Alam menyediakan jasa lingkungan. Air bersih dan pangan bergantung
pada ekosistem. Jika ketahanan menurun, manusia ikut terdampak. Risiko bencana
meningkat.
Sampah plastik memperbesar
kerentanan ekosistem. Banjir dan longsor mudah terjadi. Sistem alami tidak
mampu menahan tekanan. Dampak iklim semakin terasa. Lingkungan menjadi tidak
stabil.
Penguatan ketahanan ekosistem
harus dilakukan. Pengurangan plastik menjadi prioritas. Restorasi lingkungan
perlu diperluas. Perlindungan habitat harus diperkuat. Ekosistem yang sehat
lebih tangguh.
Upaya ini membutuhkan kolaborasi.
Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama. Ilmu pengetahuan menjadi dasar
kebijakan. Tindakan nyata harus diterapkan. Ketahanan ekosistem menjamin masa
depan.
Author : Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti Ashlah