Sampah Plastik dan Kerusakan Habitat Alami
Habitat alami merupakan tempat
hidup berbagai makhluk hidup. Sampah plastik merusak habitat tersebut secara
perlahan. Lingkungan menjadi tidak layak huni. Organisme kehilangan tempat
berlindung. Keseimbangan alam terganggu.
Plastik menutupi permukaan tanah
dan perairan. Cahaya matahari sulit menembus lingkungan. Proses fotosintesis
terganggu. Produsen primer menurun. Ekosistem melemah.
Di laut, terumbu karang tertutup
plastik. Karang sulit tumbuh dengan baik. Habitat ikan rusak. Keanekaragaman
hayati menurun. Ekosistem laut kehilangan fungsi penting.
Di darat, hewan kehilangan ruang
gerak. Plastik menghalangi jalur migrasi. Risiko cedera meningkat. Banyak hewan
mati sia-sia. Populasi terancam.
Kerusakan habitat berdampak
jangka panjang. Pemulihan memerlukan waktu lama. Beberapa habitat sulit
dipulihkan. Kerugian ekologis besar. Ancaman kepunahan meningkat.
Manusia juga terdampak kerusakan
habitat. Jasa ekosistem menurun. Sumber daya alam berkurang. Kehidupan menjadi
tidak stabil. Ketergantungan pada alam terganggu.
Perlindungan habitat harus
menjadi prioritas. Pengurangan plastik sangat penting. Konservasi lingkungan
perlu diperkuat. Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan. Habitat lestari
mendukung kehidupan.
Author : Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti Ashlah