Sampah Plastik dan Kerusakan Ekosistem Pesisir
Ekosistem pesisir merupakan
wilayah yang rentan terhadap pencemaran plastik. Pantai sering menjadi tempat
penumpukan sampah. Aktivitas manusia meningkatkan jumlah limbah plastik. Arus
laut membawa sampah ke pesisir. Kondisi ini merusak ekosistem pantai.
Mangrove dan lamun sering
tercemar plastik. Sampah menghambat pertumbuhan tanaman pesisir. Akar tanaman
sulit berkembang. Fungsi perlindungan pantai berkurang. Risiko abrasi
meningkat.
Hewan pesisir terdampak oleh
sampah plastik. Kepiting dan ikan kecil terperangkap plastik. Habitat alami
mereka rusak. Sumber makanan menjadi tercemar. Populasi hewan pesisir menurun.
Plastik juga mengganggu aktivitas
manusia di pesisir. Nelayan mengalami penurunan hasil tangkapan. Jaring sering
tersangkut sampah. Pariwisata pantai terganggu. Kerugian ekonomi tidak
terhindarkan.
Mikroplastik mencemari pasir
pantai. Partikel kecil sulit dibersihkan. Organisme pantai menyerap
mikroplastik. Dampak ekologis berlangsung lama. Pemulihan membutuhkan waktu
panjang.
Ekosistem pesisir memiliki peran
penting. Wilayah ini menjadi penyangga daratan dan laut. Jika rusak, dampaknya
meluas. Perlindungan pesisir menjadi sangat penting. Pencegahan pencemaran
harus diprioritaskan.
Pengelolaan sampah pesisir perlu
ditingkatkan. Kegiatan bersih pantai harus rutin dilakukan. Edukasi masyarakat
pesisir sangat diperlukan. Pengurangan plastik menjadi solusi utama. Pesisir
yang bersih mendukung ekosistem sehat.
Author : Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti
Ashlah