Sampah Plastik dan Kerusakan Ekosistem Mangrove
Ekosistem mangrove berperan
penting di wilayah pesisir. Mangrove melindungi pantai dari abrasi. Namun,
sampah plastik mengancam keberadaannya. Limbah sering tersangkut di akar
mangrove. Kondisi ini mengganggu fungsi ekosistem.
Plastik menghambat pertumbuhan
mangrove. Akar kesulitan menyerap nutrisi. Sirkulasi air di sekitar mangrove
terganggu. Pertumbuhan tanaman menjadi lambat. Kematian mangrove meningkat.
Hewan yang hidup di mangrove
terdampak pencemaran. Ikan dan kepiting terperangkap plastik. Habitat alami
mereka rusak. Sumber makanan menjadi tercemar. Populasi hewan menurun.
Mangrove yang rusak kehilangan
fungsi ekologisnya. Perlindungan pantai melemah. Risiko abrasi dan banjir
meningkat. Keanekaragaman hayati berkurang. Dampak meluas ke wilayah
sekitarnya.
Mikroplastik juga mencemari
ekosistem mangrove. Partikel kecil mengendap di sedimen. Organisme menyerap
mikroplastik. Dampak kesehatan ekosistem meningkat. Pemulihan menjadi lebih
sulit.
Kerusakan mangrove berdampak pada
manusia. Nelayan kehilangan daerah asuhan ikan. Perlindungan pantai berkurang.
Kerugian ekonomi terjadi. Ketahanan pesisir melemah.
Upaya konservasi mangrove harus
diperkuat. Pembersihan sampah perlu dilakukan rutin. Edukasi masyarakat pesisir
sangat penting. Pengurangan plastik menjadi prioritas. Mangrove sehat menjaga
keseimbangan pesisir.
Author : Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti Ashlah