Sampah Plastik dan Kerusakan Ekosistem Air Tawar
Ekosistem air tawar sangat rentan
terhadap pencemaran plastik. Sungai, danau, dan rawa sering menjadi tempat
penumpukan sampah. Aktivitas manusia di sekitar perairan meningkatkan limbah
plastik. Sampah terbawa aliran air dan mengendap. Kondisi ini merusak
keseimbangan ekosistem air tawar.
Organisme air tawar terdampak
langsung oleh plastik. Ikan dan amfibi sering terjerat sampah. Plastik
mengganggu pergerakan dan pernapasan. Banyak organisme mengalami cedera.
Tingkat kematian meningkat.
Kualitas air menurun akibat
pencemaran plastik. Air menjadi keruh dan berbau. Kandungan zat berbahaya
meningkat. Oksigen terlarut menurun drastis. Kehidupan akuatik terancam.
Mikroplastik menjadi ancaman
serius di air tawar. Partikel kecil mudah tertelan organisme. Mikroplastik
masuk ke rantai makanan. Akumulasi terjadi dalam tubuh hewan. Dampaknya
bersifat jangka panjang.
Ekosistem air tawar memiliki
fungsi penting. Perairan menyediakan air bersih bagi manusia. Jika tercemar,
sumber air terganggu. Risiko kesehatan meningkat. Ketahanan air menjadi masalah
serius.
Pencemaran plastik juga
memengaruhi aktivitas manusia. Nelayan air tawar kehilangan hasil tangkapan.
Wisata danau menurun kualitasnya. Ekonomi lokal terdampak. Konflik pemanfaatan
sumber daya muncul.
Perlindungan ekosistem air tawar
harus diprioritaskan. Pengelolaan sampah di hulu sangat penting. Edukasi
masyarakat sekitar perairan perlu ditingkatkan. Pengurangan plastik menjadi
solusi utama. Air tawar bersih menjamin kehidupan berkelanjutan.
Author : Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti Ashlah