Sampah Plastik dan Gangguan Siklus Ekologi
Siklus ekologi menjaga
keseimbangan alam. Sampah plastik mengganggu siklus tersebut. Proses alami
tidak berjalan normal. Interaksi antar komponen ekosistem terganggu.
Keseimbangan lingkungan melemah.
Plastik menghambat siklus
nutrisi. Bahan organik sulit terurai. Mikroorganisme terganggu aktivitasnya.
Nutrisi tidak kembali ke tanah. Kesuburan lingkungan menurun.
Di perairan, siklus energi
terganggu. Fitoplankton terdampak pencemaran. Produksi primer menurun. Aliran
energi melemah. Rantai makanan terganggu.
Gangguan siklus ekologi berdampak
jangka panjang. Pemulihan membutuhkan waktu lama. Kerusakan bersifat kumulatif.
Ekosistem menjadi rapuh. Risiko kolaps meningkat.
Siklus air juga terdampak oleh
plastik. Aliran air terhambat sampah. Resapan air menurun. Risiko banjir
meningkat. Lingkungan menjadi tidak stabil.
Manusia sangat bergantung pada
siklus ekologi. Pangan dan air berasal dari proses alam. Jika siklus terganggu,
kehidupan terancam. Kualitas hidup menurun. Keberlanjutan terganggu.
Menjaga siklus ekologi sangat
penting. Pengurangan plastik harus dilakukan. Perlindungan proses alami perlu
diperkuat. Edukasi lingkungan harus ditingkatkan. Alam seimbang mendukung
kehidupan.
Author : Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti Ashlah