Sampah Plastik dan Ancaman bagi Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati merupakan
kekayaan alam yang sangat penting bagi kehidupan. Namun, sampah plastik menjadi
ancaman serius bagi kelestariannya. Plastik mencemari habitat alami berbagai
makhluk hidup. Banyak spesies kehilangan tempat tinggal yang layak. Kondisi ini
mempercepat kepunahan flora dan fauna.
Habitat darat sering dipenuhi
sampah plastik. Hutan dan padang rumput tidak luput dari pencemaran. Plastik
mengganggu pertumbuhan tanaman alami. Hewan kesulitan mencari makanan bersih.
Keseimbangan ekosistem pun terganggu.
Di perairan, keanekaragaman
hayati menurun akibat plastik. Spesies laut terancam oleh jeratan sampah.
Banyak organisme mati sebelum berkembang biak. Populasi hewan laut terus
berkurang. Ekosistem laut kehilangan kestabilannya.
Plastik juga membawa zat kimia
berbahaya. Zat ini dapat meracuni organisme hidup. Paparan jangka panjang
menurunkan daya tahan tubuh. Reproduksi beberapa spesies terganggu. Akibatnya,
rantai kehidupan menjadi rapuh.
Mikroplastik memperparah ancaman
terhadap keanekaragaman hayati. Partikel kecil ini masuk ke tubuh organisme.
Dampaknya tidak langsung terlihat. Namun, kerusakan berlangsung secara
perlahan. Banyak spesies terancam tanpa disadari.
Keanekaragaman hayati memiliki
peran penting bagi manusia. Alam menyediakan sumber pangan dan obat-obatan.
Jika biodiversitas menurun, manusia ikut terdampak. Keseimbangan alam sulit
dipulihkan. Oleh karena itu, perlindungan harus segera dilakukan.
Upaya pelestarian perlu
melibatkan semua pihak. Pengurangan sampah plastik menjadi langkah utama.
Konservasi habitat harus ditingkatkan. Kesadaran akan pentingnya biodiversitas
perlu ditanamkan. Alam yang lestari menjamin kehidupan berkelanjutan.
Author : Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti
Ashlah