Relevansi Keteladanan Guru terhadap Moralitas Siswa
Keteladanan guru dianggap sebagai faktor penting dalam
membentuk moralitas siswa. Tidak hanya mengajarkan materi akademik, guru juga
menjadi panutan dalam hal perilaku, sikap, dan pengambilan keputusan. Sekolah
yang menekankan perilaku etis guru diyakini mampu menciptakan lingkungan
belajar yang mendukung pertumbuhan karakter siswa secara menyeluruh.
Menurut Prof. Daniel Ruiz, pakar perilaku sosial dari
Universidad de Madrid, pada 2025, keteladanan guru memiliki pengaruh signifikan
terhadap pembentukan moral siswa. “Siswa meniru perilaku guru lebih cepat
daripada mereka mengikuti aturan tertulis. Guru yang konsisten dalam
menunjukkan kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan membantu siswa memahami
nilai moral secara nyata,” ujarnya.
Dr. Lars Bergman, ahli pendidikan karakter dari
Stockholm University, Swedia, menambahkan bahwa guru yang berperilaku etis
dapat membangun budaya sekolah yang sehat. “Ketika guru menunjukkan integritas
dalam keputusan sehari-hari, transparansi, dan keadilan, siswa belajar menilai
tindakan mereka sendiri dan menginternalisasi nilai-nilai moral yang kuat,”
kata Bergman pada 2025.
Keteladanan guru dapat diwujudkan melalui berbagai
tindakan sehari-hari, seperti memberikan penilaian yang adil, konsisten
menegakkan peraturan, dan bersikap transparan dalam komunikasi dengan siswa.
Perilaku ini menjadi contoh nyata bagi siswa dan mempermudah mereka menanamkan
nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, guru dapat memanfaatkan metode
pembelajaran berbasis pengalaman, seperti proyek kelompok, studi kasus, dan
diskusi dilema moral. Pendekatan ini membantu siswa melihat langsung
konsekuensi dari pilihan mereka, sehingga nilai integritas, kejujuran, dan
tanggung jawab lebih mudah diterima dan dipraktikkan.
Dengan keteladanan guru sebagai inti pendidikan
karakter, sekolah bukan hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga
laboratorium moral. Lingkungan belajar yang dipimpin oleh guru berintegritas
berpotensi melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga
memiliki moral dan etika yang kuat, siap menghadapi tantangan sosial dan
profesional di masa depan.
Author: Wasis Suprapto
Editor: Arika Rahmania
Sumber: AI