
Sumber: https://share.google/images/pI1tDJgI4Gxb0M4b5
Kurikulum Pendidikan Profesi Guru (PPG) kini mengintegrasikan micro-teaching virtual menggunakan teknologi simulasi kelas 3D canggih. Metode ini memungkinkan calon guru melatih keterampilan mengajar, manajemen kelas, dan interaksi siswa dalam lingkungan yang aman dan terkontrol. Simulasi virtual ini menciptakan pengalaman mengajar yang sangat realistis sebelum terjun ke kelas nyata. Inovasi ini merevolusi pelatihan pedagogik calon guru.
Calon guru dapat menghadapi berbagai skenario tantangan, seperti siswa yang tidak fokus, pertanyaan tak terduga, atau masalah disiplin, yang diperankan oleh avatar pintar. Sistem ini merekam dan menganalisis setiap respons dan keputusan guru, memberikan umpan balik instan yang sangat objektif. Micro-teaching virtual ini dapat diulang berkali-kali hingga guru menguasai kompetensi yang diperlukan. Teknologi ini sangat efektif untuk pengembangan soft skill mengajar.
Keuntungan utama dari metode ini adalah mengurangi kecemasan mengajar pada guru pemula dan memberikan kesempatan berlatih dalam kondisi yang beragam. LPTK (Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dapat memantau progres keterampilan calon guru dengan data yang sangat detail. Penggunaan teknologi 3D dan VR juga memangkas biaya logistik yang biasanya diperlukan untuk simulasi kelas konvensional. Pendidikan guru menjadi lebih efisien dan modern.
Tantangan dalam implementasi adalah penyediaan perangkat keras (VR headset atau komputer berspesifikasi tinggi) yang merata di semua LPTK. Diperlukan juga pelatihan dosen pembimbing agar mahir menggunakan dan menganalisis data hasil simulasi virtual. Kualitas skenario simulasi harus terus diperbarui agar tetap relevan dengan konteks sekolah di Indonesia. Investasi awal yang besar harus diimbangi dengan manfaat jangka panjang.
PPG Micro-Teaching Virtual diharapkan dapat mencetak lulusan PPG yang jauh lebih siap menghadapi tantangan kompleks di kelas nyata. Kemampuan pedagogik mereka akan terasah secara mendalam sebelum bertemu siswa sesungguhnya. Inovasi ini menegaskan komitmen pendidikan guru untuk mengadopsi teknologi terkini. Calon guru akan menjadi generasi pendidik yang melek teknologi dan adaptif.
Author: Alifatul Hidayah
Editor: Alvina Fiqhiyah Ardita