Persiapan Anak Menghadapi Informasi dari Luar (Media Massa dan Internet)

Sumber:
https://share.google/6eVFcgt6Kn5TZHZl1
Anak-anak saat ini sangat mudah terpapar informasi dari media massa dan
internet. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan untuk menyaring
informasi yang benar. Orang tua dan guru harus mengajarkan cara mengecek sumber
informasi. Pembekalan ini membantu anak terhindar dari kesalahpahaman.
Anak juga perlu diberi pemahaman bahwa tidak semua informasi di internet
dapat dipercaya. Penjelasan tentang berita palsu dan informasi sensasional
dapat diberikan dengan contoh sederhana. Teknik seperti membandingkan dua
berita serupa dapat membantu anak mengenali konten yang meragukan. Latihan ini
meningkatkan literasi digital mereka.
Diskusi rutin tentang informasi yang anak temui sehari-hari dapat membantu
mengurangi kebingungan. Guru dapat meminta anak menceritakan hal yang mereka
lihat di televisi atau ponsel. Dari situ, guru dapat meluruskan informasi yang
keliru. Metode dialog seperti ini sangat efektif membentuk pola pikir kritis.
Peran orang tua tidak kalah penting, terutama dalam mengawasi konten yang
dikonsumsi anak di rumah. Orang tua dapat membuat aturan penggunaan gawai yang
sehat dan terarah. Dengan pendampingan yang baik, anak merasa lebih aman saat
menjelajah internet. Pendekatan ini mencegah paparan informasi yang tidak
sesuai usia.
Sekolah dapat menyediakan pelatihan literasi media sederhana untuk anak SD. Pelatihan ini mengajarkan cara mengenali fakta, opini, dan hoaks. Dengan kemampuan tersebut, anak tidak mudah takut ketika melihat berita tentang HIV/AIDS. Literasi media membantu anak menjadi lebih bijak dalam memahami informasi luar.
Author & Editor:
Firstlyta Bulan