Pers dan Pendidikan Demokrasi
Pers berperan dalam menanamkan nilai demokrasi melalui
pendidikan. Pemberitaan yang berimbang mengajarkan sikap kritis. Masyarakat
belajar menghargai perbedaan pendapat. Pendidikan demokrasi pun diperkuat.
Di sekolah, berita pers dapat digunakan sebagai bahan
diskusi. Siswa diajak menganalisis isu pendidikan secara objektif. Proses ini
melatih kemampuan berpikir kritis. Nilai demokrasi ditanamkan secara
kontekstual.
Pers juga memberikan ruang dialog antara pemangku
kepentingan pendidikan. Diskusi publik memperkaya perspektif. Keputusan
pendidikan dapat dipertimbangkan secara lebih matang. Demokrasi dalam
pendidikan semakin berkembang.
Pendidikan demokrasi penting untuk membentuk warga negara
yang aktif. Pers mendukung proses ini melalui informasi yang mendidik. Media
menjadi sarana pembelajaran sosial. Peran pers sangat relevan dalam pendidikan
demokrasi.
Dengan demikian, pers berkontribusi pada pembentukan
masyarakat demokratis. Pendidikan dan pers saling melengkapi. Nilai demokrasi
dapat tumbuh melalui informasi yang bertanggung jawab. Pers menjadi mitra
strategis pendidikan.
Author : Naela
Zulianti Ashlah
Editor : Naela
Zulianti Ashlah