Peran Guru sebagai Teladan dalam Interaksi Sosial dengan ODHA
Sumber Gambar. Guruinovatif.id
Guru
adalah figur yang sangat berpengaruh dalam sikap sosial siswa. Cara guru
berinteraksi dengan ODHA menjadi contoh langsung bagi peserta didik. Teladan
yang baik dapat membentuk sikap inklusif. Inilah alasan mengapa guru harus
menunjukkan perilaku tanpa diskriminasi.
Sikap
guru yang penuh empati dan perhatian dapat menciptakan rasa aman. Ketika guru
mampu bersikap adil, siswa belajar untuk meniru sikap tersebut. Interaksi ini
membantu menciptakan budaya saling menghargai. Lingkungan yang positif akan
memudahkan inklusi ODHA.
Guru
dapat memperlihatkan sikap empatik melalui komunikasi hangat. Nada bicara yang
lembut mencerminkan rasa hormat. Contoh komunikasi ini akan diikuti siswa
ketika berinteraksi dengan teman ODHA. Dengan demikian, nilai inklusivitas
terbentuk secara alami.
Ketika
terjadi perundungan terkait HIV/AIDS, guru harus bertindak cepat. Ketegasan
guru menunjukkan bahwa diskriminasi tidak dapat diterima. Tindakan ini
memberikan pesan jelas bagi seluruh siswa. Pencegahan dini membantu menjaga
kenyamanan ODHA di sekolah.
Guru
juga harus menghindari menyebarkan informasi sensitif yang melanggar privasi.
Menjaga kerahasiaan adalah bentuk penghormatan terhadap martabat ODHA. Sikap
ini penting untuk melindungi mereka dari stigma. Keteladanan ini menjadi
pembelajaran berharga bagi siswa.
Kegiatan
kolaboratif dapat memperlihatkan bahwa ODHA memiliki kemampuan sama seperti
siswa lain. Guru bisa merancang aktivitas kelompok yang mendorong interaksi
positif. Ketika siswa bekerja sama, mereka belajar bahwa perbedaan bukan
hambatan. Interaksi ini menumbuhkan persahabatan tanpa diskriminasi.
Keteladanan
guru juga terlihat dari bagaimana mereka mengelola emosi diri. Guru harus mampu
menahan komentar negatif yang dapat melukai perasaan ODHA. Sikap dewasa ini
mengajarkan siswa untuk menjadi manusia yang lebih bijak. Pendidikan karakter
tumbuh dari contoh langsung.
Peran
guru sebagai teladan memberikan pengaruh jangka panjang. Siswa membawa
nilai-nilai tersebut ke dalam kehidupan sehari-hari. Ketika teladan baik
diberikan, sikap inklusif akan tumbuh kuat. Inilah langkah nyata menuju
masyarakat yang menghargai ODHA secara setara.
Author
: Naela Zulianti Ashlah
Editor
: Naela Zulianti Ashlah