Pendidikan Mitigasi Bencana Berbasis Lingkungan Sekitar
Pendidikan mitigasi bencana efektif jika berbasis
lingkungan sekitar. Setiap daerah
memiliki potensi bencana berbeda. Pendidikan menyesuaikan kondisi lokal.
Pembelajaran menjadi relevan. Siswa mudah memahami materi. Kesiapsiagaan
meningkat. Mitigasi diperkuat.
Melalui pendekatan lokal, pendidikan lebih kontekstual.
Contoh nyata digunakan dalam pembelajaran. Siswa memahami risiko di sekitarnya.
Pendidikan terasa dekat. Kesadaran meningkat. Mitigasi berjalan efektif. Dampak
terasa.
Sekolah memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar.
Pendidikan dilakukan melalui pengamatan langsung. Siswa lebih aktif. Sekolah berperan strategis.
Mitigasi diperluas. Dampak meluas. Pendidikan efektif.
Guru mengaitkan materi dengan kondisi daerah.
Pendidikan menjadi lebih bermakna. Pemahaman
siswa meningkat. Guru berperan besar. Mitigasi berjalan optimal. Dampak terasa.
Pendidikan kontekstual.
Pendidikan keluarga juga menyesuaikan lingkungan. Anak
diajarkan waspada terhadap risiko sekitar. Pendidikan berlangsung alami.
Kesadaran mengakar. Mitigasi dimulai dari rumah. Dampak meluas. Pendidikan berperan besar.
Dengan pendidikan berbasis lingkungan, mitigasi lebih
tepat sasaran. Kesadaran lokal
meningkat. Kesiapsiagaan terbentuk. Pendidikan menciptakan ketangguhan.
Mitigasi berkelanjutan. Risiko
berkurang. Pendidikan menjadi fondasi.
Author: Arika Rahmania
Editor: Arika Rahmania