Pemerintah Perkuat Jaminan Keselamatan Kerja bagi Guru di Lingkungan Sekolah
sumber:
https://share.google/images/zaPUtrRC0RrzYsayf
Pemerintah
semakin memperhatikan aspek keselamatan kerja bagi guru di lingkungan sekolah,
seiring meningkatnya laporan insiden kekerasan dan intimidasi terhadap tenaga
pendidik. Guru selama ini dianggap rentan terhadap tekanan dari berbagai pihak
saat melaksanakan tugas profesionalnya. Ketiadaan perlindungan yang memadai
membuat sebagian guru merasa tidak aman dalam menjalankan proses pembelajaran.
Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan guru harus menjadi prioritas seperti
keselamatan siswa. Keamanan di sekolah dinilai menjadi fondasi terciptanya
lingkungan pendidikan yang kondusif.
Upaya
pemerintah dilakukan melalui penyusunan kebijakan perlindungan profesi yang
mencakup perlindungan fisik maupun psikologis bagi guru. Pemerintah juga
mendorong sekolah untuk mengembangkan prosedur keamanan yang jelas dalam
menangani potensi ancaman. Setiap laporan tindak kekerasan terhadap guru harus
ditindaklanjuti dengan serius tanpa diskriminasi. Dengan perlindungan yang
kuat, guru diharapkan bisa fokus mengajar tanpa rasa takut. Kebijakan ini juga
ditujukan untuk memperkuat kewibawaan guru di mata masyarakat.
Beberapa
sekolah mulai menerapkan kerja sama dengan aparat keamanan setempat untuk
memastikan lingkungan belajar tetap aman. Langkah ini dinilai efektif terutama
di daerah yang memiliki risiko konflik lebih tinggi. Sekolah juga diminta
memperbaiki sistem komunikasi antara orang tua, guru, dan pihak terkait untuk
mencegah salah paham yang berujung pada kekerasan. Dengan kolaborasi yang baik,
berbagai potensi masalah dapat segera diselesaikan sebelum berkembang menjadi
kasus serius. Lingkungan sekolah harus menjadi ruang aman bagi semua.
Organisasi
profesi guru menyampaikan bahwa banyak kasus kekerasan terhadap guru tidak
terdokumentasi dengan baik karena guru takut melapor. Mereka khawatir akan
adanya tekanan dan dampak negatif terhadap karier mereka jika mengungkap kasus
tersebut. Oleh karena itu, organisasi meminta pemerintah menyediakan layanan
pelaporan yang aman dan langsung ditangani oleh pihak berwenang. Guru harus
mendapatkan keberpihakan hukum dalam persoalan yang menyangkut keselamatan
mereka. Perlindungan ini akan meningkatkan kepercayaan diri guru dalam
menjalankan tugasnya.
Pengamat
pendidikan menilai bahwa meningkatnya kasus kekerasan terhadap guru dipicu
perubahan perilaku sosial serta minimnya pemahaman mengenai batasan tindakan
pendisiplinan. Guru yang menjalankan tugas edukatif sering disalahartikan,
sehingga berujung pada konflik dengan orang tua siswa. Edukasi kepada
masyarakat tentang fungsi dan tanggung jawab guru perlu diperkuat. Keteladanan
guru dalam mendidik akan efektif apabila masyarakat turut menghargai peran
mereka. Keamanan guru adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.
Pemerintah
daerah didorong melakukan monitoring lebih ketat terkait keamanan sekolah,
sekaligus menyediakan fasilitas dukungan psikologis bagi guru yang menjadi
korban. Pendampingan mental sangat penting agar guru tidak merasa sendirian
dalam menghadapi masalah. Sekolah harus menyediakan mekanisme perlindungan
darurat dan penanganan cepat setiap insiden. Penegakan hukum terhadap pelaku
kekerasan harus dilakukan tanpa kompromi. Ketegasan ini menjadi bukti bahwa
profesi guru mendapatkan perlindungan penuh dari negara.
Guru berharap
kebijakan perlindungan keselamatan dapat segera diselesaikan dalam bentuk
regulasi yang kuat dan berlaku nasional. Mereka ingin menjalankan tugas dengan
rasa aman dan bebas dari ancaman yang dapat mengganggu profesionalitas.
Lingkungan sekolah yang aman akan mendukung proses pembelajaran yang optimal
dan menyenangkan bagi siswa. Guru adalah ujung tombak pendidikan yang perlu
dijaga harkat dan martabatnya. Dengan perlindungan yang menyeluruh, pendidikan
Indonesia akan berkembang menjadi lebih bermutu dan manusiawi.
Penulis : Arika
Rahmania
Editor : Naela Zulianti Ashlah
Sumber : AI