Pembelajaran Kolaboratif untuk Menguatkan Solidaritas terhadap ODHA
Sumber Gambar. Kompasiana.com.
Pembelajaran kolaboratif dapat mempererat hubungan
antar siswa. Ketika siswa bekerja dalam kelompok, mereka belajar memahami
karakter satu sama lain. Hal ini membantu menghilangkan jarak sosial yang
mungkin muncul. Solidaritas pun tumbuh secara alami.
Guru dapat merancang tugas kelompok yang menekankan
nilai kebersamaan. Kegiatan ini membantu siswa melihat pentingnya peran setiap
anggota. Mereka belajar bahwa semua orang memiliki kelebihan masing-masing.
Pesan ini mendukung penerimaan terhadap ODHA.
Kerja kelompok membuat siswa lebih sering
berinteraksi. Interaksi ini mengikis prasangka dan ketidaktahuan. Ketika siswa
saling mengenal lebih dekat, empati pun meningkat. Inilah dasar dari sikap
inklusif.
Guru perlu memastikan bahwa setiap anggota kelompok
merasa dihargai. Jika ada siswa yang cenderung tersisih, guru harus segera
melakukan intervensi. Kesadaran ini melindungi siswa ODHA dari pengucilan.
Semua siswa mendapat kesempatan yang adil.
Pembelajaran kolaboratif juga melatih tanggung jawab
sosial. Siswa diajarkan untuk mendukung teman yang mengalami kesulitan. Ketika
solidaritas berkembang, siswa ODHA merasa lebih diterima. Dukungan teman sangat
berarti dalam kehidupan sekolah.
Guru dapat menyisipkan aktivitas refleksi setelah
kerja kelompok. Siswa diajak mengevaluasi pengalaman bekerja sama. Refleksi
memperkuat pemahaman tentang pentingnya saling menghargai. Nilai empati menjadi
lebih tertanam.
Kegiatan kolaboratif dapat diperluas ke luar kelas.
Proyek sosial atau bakti lingkungan dapat melatih kepedulian siswa. Mereka
belajar memberi kontribusi tanpa melihat perbedaan status. Sikap ini menguatkan
karakter inklusif.
Pembelajaran kolaboratif menjadi salah satu strategi
efektif menumbuhkan solidaritas. Siswa belajar memandang ODHA sebagai bagian
penting dari komunitas sekolah. Semangat kebersamaan yang dibangun menjadi
fondasi lingkungan inklusif. Sekolah pun menjadi tempat yang aman bagi semua.
Author
: Naela Zulianti Ashlah
Editor
: Naela Zulianti Ashlah