Pembelajaran Berbasis Game: Peluang dan Tantangan Guru Milenial
Sumber: Canva Image
Pembelajaran berbasis game atau gamification semakin populer karena membuat siswa lebih antusias dalam belajar. Guru menggunakan aplikasi seperti Kahoot, Gimkit, Wordwall, dan banyak platform edukatif lainnya untuk meningkatkan motivasi siswa. Namun, penggunaan game dalam pembelajaran tidak sesederhana yang terlihat.
Guru harus memastikan game yang digunakan bukan hanya sekadar hiburan, tetapi benar-benar memperkuat materi yang sedang dipelajari. Tantangan lainnya adalah menjaga agar siswa tidak terlalu fokus pada kompetisi dan lupa pada substansi pembelajaran.
Beberapa siswa juga bisa merasa tertekan jika selalu kalah dalam permainan. Guru harus memahami dinamika ini dan memilih jenis game yang sesuai dengan karakter kelasnya. Pendekatan humanis sangat diperlukan agar gamifikasi tetap menjadi metode yang sehat dan menyenangkan.
Game edukasi dapat meningkatkan literasi digital siswa sekaligus menumbuhkan kolaborasi dan kreativitas. Namun, guru tetap memegang kendali untuk mengarahkan agar game tersebut tidak mengalihkan perhatian dari tujuan belajar.
Dengan pengelolaan yang tepat, gamifikasi bisa menjadi jembatan efektif untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan relevan bagi generasi digital.
Penulis: Danella
Editor: Firstlyta Bulan