Optimalisasi Program Literasi sebagai Penguat Budaya Sekolah Berintegritas
Sumber
Gambar. https://smanpas.sch.id/
Program
literasi merupakan bagian penting dalam membangun budaya sekolah. Literasi
membantu siswa berpikir lebih terstruktur. Pemikiran terstruktur mendukung
kemampuan mengambil keputusan yang baik. Keputusan yang baik memperkuat
karakter siswa. Karakter siswa mendukung budaya integritas.
Guru
memiliki peran sentral dalam melaksanakan kegiatan literasi. Mereka dapat
memberikan bahan bacaan yang beragam. Keragaman bacaan memperluas wawasan
siswa. Wawasan luas membantu mereka memahami nilai integritas. Pemahaman nilai
memperkuat perilaku positif.
Kepala
sekolah harus menyediakan fasilitas literasi yang memadai. Fasilitas seperti
perpustakaan nyaman meningkatkan minat baca. Minat baca membuat siswa lebih
sering berinteraksi dengan pengetahuan. Interaksi pengetahuan memperkaya cara
berpikir. Cara berpikir yang baik membentuk karakter kuat.
Kegiatan
literasi pagi dapat menjadi pembiasaan rutin. Pembiasaan ini melatih siswa
untuk fokus sejak awal hari. Fokus membantu mereka memahami pembelajaran lebih
baik. Pemahaman pembelajaran meningkatkan prestasi. Prestasi mencerminkan
keberhasilan program literasi.
Siswa
juga dapat diajak membuat karya tulis sederhana. Karya tulis melatih
kreativitas dan analisis. Kreativitas memperkuat kemampuan mereka
berkomunikasi. Kemampuan komunikasi mendukung interaksi sehat. Interaksi sehat
membangun budaya positif di sekolah.
Orang
tua dapat mendukung literasi di rumah. Dukungan ini memperkuat pembiasaan
membaca. Pembiasaan membaca memperkaya pengetahuan anak. Pengetahuan yang kaya
membantu mereka bersikap bijak. Kebijaksanaan ini memperkuat integritas
pribadi.
Teknologi
digital dapat digunakan dalam program literasi. Aplikasi bacaan membuat siswa
lebih tertarik. Ketertarikan meningkatkan intensitas membaca. Intensitas yang
tinggi mempercepat perkembangan kemampuan literasi. Kemampuan literasi yang
baik mendukung masa depan mereka.
Program
literasi bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan membaca. Literasi membentuk
karakter melalui informasi yang diserap. Informasi positif menanamkan nilai
moral. Nilai moral memperkuat integritas siswa. Inilah alasan literasi menjadi
fondasi budaya sekolah.
Author :
Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti Ashlah