MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LOKALITAS DALAM MENUMBUHKAN SIKAP ADAPTIF
Sikap
adaptif penting dalam menghadapi perubahan. Model pembelajaran kontekstual
berbasis lokalitas dapat menumbuhkan sikap tersebut. Siswa belajar dari kondisi
lingkungan yang dinamis. Pembelajaran tidak bersifat kaku. Siswa belajar
menyesuaikan diri. Proses belajar menjadi fleksibel. Sikap adaptif berkembang
secara alami.
Lingkungan
lokal sering mengalami perubahan. Siswa mengamati perubahan sosial dan alam.
Diskusi dilakukan untuk memahami perubahan tersebut. Guru membimbing siswa
berpikir solutif. Siswa belajar menerima perubahan. Pembelajaran menjadi sarana
latihan adaptasi. Sikap positif dikembangkan.
Pembelajaran
berbasis lokalitas melatih respons siswa. Siswa belajar mengambil keputusan
sederhana. Mereka belajar menyesuaikan strategi belajar. Guru memberikan ruang
eksplorasi. Kesalahan dijadikan pembelajaran. Sikap adaptif terbentuk melalui
pengalaman. Pembelajaran menjadi lebih bermakna.
Guru
perlu menciptakan pembelajaran yang fleksibel. Aktivitas dapat disesuaikan
dengan kondisi. Guru memberi kesempatan siswa berinisiatif. Pembelajaran tidak
bersifat kaku. Refleksi dilakukan setelah kegiatan. Siswa belajar dari
pengalaman. Sikap adaptif diperkuat.
Pembelajaran
kontekstual berbasis lokalitas efektif menumbuhkan sikap adaptif. Siswa siap
menghadapi perubahan. Pendidikan menjadi lebih relevan dengan kehidupan.
Sekolah membentuk siswa yang tangguh. Model ini sesuai dengan tuntutan zaman.
Implementasinya sangat penting. Sikap adaptif menjadi bekal masa depan.
Author: Adinda
Budi Julianti
Edutor: Arika
Rahmania
Sumber: AI