MENUMBUHKAN KEBERANIAN ANAK SD UNTUK BERTANYA TENTANG KESEHATAN
Sumber gambar: https://media.suara.com/pictures/970x544/2020/12/15/70251-ilustrasi-anak-sekolah-dok-istimewa.jpg
Anak SD perlu dibiasakan untuk tidak
takut bertanya tentang kesehatan. Banyak anak enggan bertanya karena khawatir
dianggap aneh oleh teman-temannya. Guru harus menciptakan suasana kelas yang
aman dan terbuka. Ketika anak merasa nyaman, mereka lebih mudah mengungkapkan
rasa ingin tahu. Hal ini sangat penting terutama dalam topik seperti HIV/AIDS.
Rasa ingin tahu anak dapat membantu mereka memahami informasi dengan lebih
baik. Dengan keberanian bertanya, proses belajar menjadi lebih aktif.
Guru dapat memulai dengan permainan
tanya-jawab sederhana. Pertanyaan yang ringan dapat membuat anak berani mencoba
menjawab. Setelah beberapa sesi, anak biasanya mulai terbiasa memberikan
pendapat. Guru harus memberi apresiasi kepada semua jawaban, benar maupun
salah. Sikap apresiatif membuat anak merasa dihargai. Mereka pun lebih berani
mengemukakan ide. Metode ini membantu anak menjadi lebih percaya diri.
Media cerita juga dapat memancing
anak untuk bertanya. Setelah mendengarkan cerita, anak sering memiliki
pertanyaan alami yang muncul dari rasa penasaran. Guru dapat memanfaatkan momen
ini dengan menjawab pertanyaan secara sabar. Dengan demikian, anak belajar
bahwa bertanya itu normal dan bermanfaat. Guru juga dapat mengajukan pertanyaan
balik agar anak berpikir lebih kritis. Interaksi dua arah ini membuat proses
belajar lebih hidup. Pembelajaran menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Orang tua juga perlu mendorong anak untuk
bertanya di rumah. Ketika anak bertanya hal sulit, orang tua tidak boleh
langsung menolak. Sebaliknya, mereka harus menjelaskan secara sederhana sesuai
usia anak. Jika orang tua tidak tahu jawabannya, mereka dapat mencarinya
bersama. Hal ini meningkatkan kedekatan dan kepercayaan anak. Lingkungan rumah
yang suportif membantu perkembangan keberanian bertanya. Anak pun tumbuh
menjadi pribadi yang terbuka.
Keberanian bertanya merupakan bagian penting dari literasi kesehatan. Anak-anak yang berani bertanya akan lebih mudah memperoleh informasi yang benar. Mereka juga tidak mudah terpengaruh informasi palsu yang beredar. Sikap ini membantu mereka menjadi remaja yang lebih kritis. Lingkungan sekolah pun menjadi lebih interaktif dan informatif. Dengan demikian, keberanian bertanya harus dibangun sejak dini. Upaya ini mendukung perkembangan intelektual dan emosional anak.
Author:
Adinda Budi Julianti
Editor:
Nadia Anike Putri