MENGAPA MENGHORMATI GURU MENJADI BAGIAN DARI BUDAYA BANGSA?
Sumber gambar: https://share.google/azacfQAxmuVxmI66T
Menghormati guru telah menjadi tradisi di banyak negara, termasuk Indonesia. Budaya ini bukan muncul tanpa alasan, tetapi karena guru dianggap sebagai pembawa ilmu dan pembentuk masa depan generasi. Dalam budaya Timur, guru bahkan diyakini memiliki kedudukan terhormat setelah orang tua.
Dalam konteks Indonesia, nilai menghormati guru dapat ditemukan dalam budaya lokal, agama, dan filosofi pendidikan nasional. Banyak ajaran agama menempatkan guru sebagai sumber kebijaksanaan. Bahkan pepatah lama menyebutkan bahwa guru ibarat pelita dalam kegelapan.
Perayaan Hari Guru memperkuat tradisi ini agar tetap lestari. Di tengah modernisasi dan perubahan pola pikir masyarakat, penghormatan terhadap guru tidak boleh luntur. Guru tetap membutuhkan dukungan moral untuk menjalankan tugas mereka dengan penuh integritas.
Namun, penghormatan bukan berarti menempatkan guru tanpa kritik. Pendidikan modern tetap mendorong dialog dan kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua. Rasa hormat harus berjalan berdampingan dengan profesionalisme.
Pada akhirnya, tradisi menghormati guru adalah refleksi dari penghargaan bangsa terhadap ilmu pengetahuan. Dengan menghormati guru, berarti bangsa menghormati masa depannya sendiri.
Author: Adinda Budi Julianti
Editor: Arika Rahmania
Sumber: AI