MAKNA HARI GURU DALAM ERA TRANSFORMASI PENDIDIKAN DIGITAL
Sumber gambar: https://share.google/nwGGrwbuEPr7c8I5x
Perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan Indonesia. Pembelajaran tidak lagi terbatas pada tatap muka di kelas, tetapi juga menggunakan platform digital, media pembelajaran online, dan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Dalam konteks ini, Hari Guru memiliki makna baru yang relevan dengan transformasi digital.
Guru tidak lagi sekedar penyampai materi pelajaran, tetapi harus mampu menjadi pengelola pembelajaran digital. Mereka dituntut memahami perangkat lunak pendidikan, merancang strategi belajar berbasis teknologi, dan memfasilitasi pembelajaran yang fleksibel. Hal ini menunjukkan bahwa profesi guru kini semakin kompleks dan membutuhkan kompetensi tambahan.
Namun, fungsi guru sebagai pembentuk karakter tetap tak tergantikan. Teknologi dapat membantu proses pembelajaran, tetapi nilai-nilai moral, motivasi, dan empati hanya dapat diberikan melalui sentuhan kemanusiaan seorang guru. Sebab pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga membangun jiwa dan kepribadian siswa.
Hari Guru di era digital menjadi pengingat bahwa guru harus selalu adaptif dan inovatif. Pemerintah dan masyarakat juga perlu mendukung peningkatan keterampilan digital guru melalui pelatihan berkelanjutan. Dengan cara ini, guru dapat menjalankan peran strategisnya meskipun dunia terus berubah.
Pada akhirnya, Hari Guru mengajarkan bahwa teknologi dapat mengubah cara belajar, tetapi tidak dapat menggantikan peran guru sebagai inspirator pembelajaran.
Author: Adinda Budi Julianti
Editor: Arika Rahmania
Sumber: AI