Literasi Kebencanaan Membantu Anak Mengenali Risiko di Sekitarnya
Anak perlu dikenalkan pada risiko yang ada di sekitarnya. Lingkungan tempat
tinggal menyimpan potensi bahaya. Tanpa literasi kebencanaan, anak sulit
mengenali risiko tersebut. Pendidikan membantu anak memahami situasi berbahaya.
Anak belajar membedakan kondisi aman dan tidak aman. Pengetahuan ini sangat
penting. Keselamatan meningkat.
Literasi kebencanaan disampaikan dengan cara sederhana. Bahasa yang
digunakan harus mudah dipahami. Anak diajak mengamati lingkungan sekitar.
Proses belajar dilakukan secara perlahan. Anak tidak merasa takut. Pembelajaran
terasa alami. Pemahaman tumbuh.
Latihan sederhana membantu memperkuat pemahaman. Anak dikenalkan
langkah-langkah dasar keselamatan. Simulasi membuat anak terbiasa. Pendidikan
menjadi pengalaman nyata. Anak lebih percaya diri. Kesiapan
meningkat. Risiko dapat ditekan.
Peran guru dan orang tua sangat penting. Anak membutuhkan pendampingan yang
konsisten. Pesan keselamatan harus sama di rumah dan sekolah. Keteladanan orang
dewasa sangat berpengaruh. Lingkungan yang peduli mendukung pembelajaran. Anak
merasa aman.
Dengan literasi kebencanaan, anak mampu mengenali risiko di sekitarnya.
Pendidikan ini memberikan perlindungan jangka panjang. Anak tumbuh lebih
waspada. Upaya ini perlu terus dikembangkan. Keselamatan anak harus menjadi
prioritas.
Editor: Alifatul Hidayah