Keteladanan Rasulullah sebagai Ruh Kehidupan Kampus
Keteladanan Rasulullah SAW menjadi ruh penting dalam menghidupkan kehidupan kampus yang beretika, humanis, dan bermakna. Di tengah arus modernisasi dan kompetisi akademik yang semakin ketat, nilai-nilai akhlak Rasulullah memberikan arah moral agar aktivitas akademik tidak kehilangan makna dan tujuan kemanusiaannya.
Al-Qur’an menegaskan bahwa Rasulullah merupakan teladan utama bagi umat manusia. Allah SWT berfirman, “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu” (QS. Al-Ahzab: 21). Ayat ini menegaskan bahwa seluruh aspek kehidupan, termasuk kehidupan kampus, dapat diarahkan oleh keteladanan akhlak Rasulullah.
Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa inti dari risalah Islam adalah pembentukan akhlak mulia. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia” (HR. Al-Bukhari). Nilai-nilai kejujuran, amanah, keadilan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial menjadi fondasi penting dalam membangun budaya akademik yang sehat.
Dalam konteks pendidikan tinggi, keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui integritas akademik, etika penelitian, sikap saling menghormati, serta tanggung jawab sosial sivitas akademika. Kampus yang menjadikan nilai moral sebagai ruh kehidupan akademik diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, kajian internasional menegaskan bahwa kesejahteraan kognitif, karakter, dan nilai moral peserta didik merupakan bagian penting dari kualitas pendidikan tinggi dan pembangunan manusia berkelanjutan. Pendidikan yang mengintegrasikan nilai etika dan karakter terbukti berkontribusi terhadap kesejahteraan individu dan kualitas institusi pendidikan secara keseluruhan (OECD, 2021).
Referensi
Al-Qur’an al-Karim. QS. Al-Ahzab: 21.
Al-Bukhari, M. I. Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. Beirut: Dār Ibn Kathīr.
OECD. (2021). Beyond Academic Learning: First Results from the Survey of Social and Emotional Skills. Paris: OECD Publishing.
Penulis : Wasis Suprapto
Editor : Naela Zulianti Ashlah