Keteladanan Guru Melahirkan Sekolah yang Bersih dan Transparan
Keteladanan guru kini dianggap sebagai fondasi utama
untuk menciptakan sekolah yang bersih, transparan, dan berintegritas. Guru
bukan hanya berperan sebagai pengajar akademik, tetapi juga sebagai contoh
nyata perilaku etis yang akan ditiru oleh siswa. Lingkungan sekolah yang
dipimpin oleh guru yang berintegritas diyakini mampu menumbuhkan budaya jujur
dan tanggung jawab.
Dr. Samuel Hartanto, pakar pendidikan karakter dari
Universitas Melbourne, pada 2025 menyatakan bahwa perilaku guru memiliki
pengaruh signifikan terhadap iklim sekolah. “Sekolah yang dipenuhi guru yang
konsisten, adil, dan transparan dalam pengambilan keputusan akan menghasilkan
siswa yang memahami nilai kejujuran dan tanggung jawab sejak dini,” ujarnya.
Keteladanan guru menjadi cermin bagi seluruh warga sekolah dalam menjalankan
aturan dan tata tertib.
Dalam praktik sehari-hari, keteladanan guru terlihat
dari sikap adil dalam penilaian, keterbukaan dalam komunikasi, serta
konsistensi dalam menegakkan peraturan. Misalnya, guru yang transparan dalam
mengelola dana kegiatan sekolah atau memberikan evaluasi secara objektif
menunjukkan nilai integritas yang nyata, bukan hanya teori di papan tulis.
Selain guru, lingkungan sekolah yang mendukung menjadi
faktor penting. Budaya sekolah yang menekankan disiplin, penghargaan terhadap
usaha, serta keterbukaan dalam pengambilan keputusan memperkuat nilai-nilai
transparansi dan kebersihan institusi. Ketika semua warga sekolah mempraktikkan
prinsip ini, integritas menjadi budaya yang melekat, bukan sekadar slogan.
Beberapa sekolah di Indonesia mulai menerapkan program
pendidikan karakter yang menekankan keteladanan guru sebagai inti dari
reformasi sekolah. Metode seperti pembiasaan perilaku etis, diskusi dilema
moral, dan keterlibatan siswa dalam pengambilan keputusan menunjukkan hasil
positif dalam membentuk generasi yang jujur dan bertanggung jawab.
Dengan keteladanan guru sebagai motor utama, sekolah
dapat menjadi institusi yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga
membentuk karakter siswa. Sekolah yang bersih dan transparan berpotensi
melahirkan generasi muda yang berintegritas, siap menolak praktik korupsi, dan
mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat luas.
Author: Wasis Suprapto
Editor: Arika Rahmania
Sumber: AI