Keteladanan dan Keterlibatan Keluarga dalam Pendidikan Gizi Anak
Keluarga merupakan contoh nyata
dalam pembentukan kebiasaan makan sehat. Perilaku makan orang tua sangat
memengaruhi sikap anak terhadap makanan. Anak cenderung meniru apa yang
dilakukan orang tua. Oleh karena itu, keteladanan menjadi kunci utama.
Kebiasaan makan sehat dapat dimulai
dari pengaturan waktu makan yang teratur. Jadwal yang konsisten membantu anak
merasa lebih teratur. Anak belajar mengenali rasa lapar dan kenyang. Hal ini
mendukung kesehatan pencernaan.
Orang tua perlu memperkenalkan
variasi makanan secara bertahap. Variasi ini mencegah anak merasa bosan dengan
makanan sehat. Anak juga mendapatkan asupan gizi yang beragam. Keanekaragaman
makanan penting untuk tumbuh kembang anak.
Kegiatan memasak bersama dapat
menjadi sarana edukatif. Anak belajar mengenal bahan makanan dan proses
pengolahan. Kegiatan ini juga mempererat hubungan keluarga. Anak merasa senang
terlibat dalam aktivitas positif.
Keluarga sebaiknya menghindari
kebiasaan memaksa anak menghabiskan makanan. Paksaan dapat menimbulkan hubungan
negatif dengan makanan. Anak perlu belajar mengenali batas kemampuan makannya.
Pendekatan ini membantu membangun kesadaran diri.
Dengan dukungan keluarga, kebiasaan
makan sehat dapat tumbuh secara alami. Anak menjadi lebih mandiri dalam memilih
makanan. Keluarga berperan sebagai pembimbing yang bijak. Dampaknya terasa
hingga anak dewasa.
Penulis : Naela Zulianti Ashlah
Editor : Naela Zulianti Ashlah