Keberlanjutan dalam Pola Makan: Sehat untuk Tubuh dan Bumi
Makan berkelanjutan adalah pendekatan yang mempertimbangkan dampak pilihan makanan pada lingkungan. Produksi makanan adalah kontributor signifikan terhadap perubahan iklim. Pilihan yang kita buat di piring memiliki efek berantai pada planet. Di era krisis iklim, makan berkelanjutan bukan hanya tren tapi kebutuhan. Menyelaraskan kesehatan pribadi dengan kesehatan planet adalah win-win. Perubahan kecil dalam pola makan dapat memiliki dampak besar secara kolektif.
Diet berbasis tanaman adalah salah satu perubahan paling berdampak untuk keberlanjutan. Peternakan hewan memiliki jejak karbon yang jauh lebih tinggi. Mengurangi konsumsi daging bahkan 1-2 hari per minggu membuat perbedaan. Protein nabati seperti kacang-kacangan, lentil, tahu ramah lingkungan. Tidak harus sepenuhnya vegan atau vegetarian untuk membuat dampak. Setiap makanan berbasis tanaman berkontribusi untuk mengurangi beban lingkungan.
Memilih produk lokal dan musiman mendukung keberlanjutan. Makanan yang ditanam secara lokal memerlukan lebih sedikit transportasi, mengurangi emisi karbon. Makan musiman berarti makanan ditanam di musim tumbuh alami, kurang intensif energi. Kunjungi pasar petani untuk mendukung pertanian lokal. Mengetahui dari mana makanan berasal menciptakan koneksi. Makan musiman juga memastikan kesegaran dan nilai nutrisi puncak.
Mengurangi pemborosan makanan adalah aspek penting dari makan berkelanjutan. Pemborosan makanan di tempat pembuangan akhir menghasilkan metana, gas rumah kaca yang kuat. Rencanakan makanan, simpan makanan dengan benar, dan gunakan sisa makanan secara kreatif. Mengompos sisa yang tidak terhindarkan mengembalikan nutrisi ke tanah. Beli produk "jelek" yang sebaliknya dibuang karena alasan kosmetik. Setiap gigitan yang disimpan adalah sumber daya dan emisi yang disimpan.
Kemasan berkelanjutan dan keputusan pembelian yang bijaksana. Hindari kemasan berlebihan, pilih opsi curah bila memungkinkan. Bawa tas, wadah, dan tas produk yang dapat digunakan kembali untuk berbelanja. Pilih produk dengan kemasan minimal atau dapat didaur ulang. Yang dapat diisi ulang dan dapat digunakan kembali daripada sekali pakai. Dukung perusahaan dengan praktik berkelanjutan dan transparansi. Konsumerisme yang sadar mendorong perubahan industri menuju keberlanjutan.
Penulis & Editor: Nadia Anike Putri