Kampus Gelar Kajian Akhlak Rasulullah bagi Mahasiswa
Dalam upaya memperkuat karakter dan integritas mahasiswa, kampus menggelar kajian bertema Akhlak Rasulullah SAW yang diikuti oleh mahasiswa lintas fakultas. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai moral dan etika Islam sebagai fondasi perilaku akademik dan sosial mahasiswa di tengah dinamika kehidupan kampus.
Kajian ini menegaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan utama dalam pembentukan akhlak. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir” (QS. Al-Ahzab: 21). Ayat ini menjadi landasan utama bahwa nilai-nilai kehidupan Rasulullah relevan untuk dijadikan pedoman oleh mahasiswa.
Keagungan akhlak Rasulullah juga ditegaskan dalam firman Allah, “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung” (QS. Al-Qalam: 4). Ayat ini menunjukkan bahwa akhlak mulia merupakan identitas utama Rasulullah yang harus diteladani, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi.
Dalam kajian tersebut juga disampaikan hadis Rasulullah SAW, “Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia” (HR. Ahmad). Hadis ini menegaskan bahwa misi kerasulan tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga pembinaan akhlak individu dan sosial, yang sangat relevan dengan pembentukan karakter mahasiswa.
Materi kajian merujuk pada kitab Riyad as-Salihin karya Imam an-Nawawi, yang menghimpun hadis-hadis tentang adab, etika, dan akhlak Rasulullah SAW. Kitab ini menjadi rujukan utama dalam menjelaskan sikap jujur, amanah, tawadhu, dan tanggung jawab yang perlu diterapkan mahasiswa dalam aktivitas akademik maupun organisasi kemahasiswaan.
Selain itu, pemikiran Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin juga menjadi rujukan penting, yang menegaskan bahwa akhlak merupakan inti dari keberhasilan manusia dalam kehidupan sosial dan pendidikan. Menurut Al-Ghazali, ilmu tanpa akhlak akan kehilangan nilai dan arah (Al-Ghazali, 2015).
Melalui kajian ini, kampus berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian yang berakhlak mulia. Dengan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berintegritas, humanis, dan bertanggung jawab di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Daftar Pustaka
Al-Qur’an al-Karim. (2019). Surah Al-Ahzab ayat 21; Surah Al-Qalam ayat 4. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia.
Ahmad bin Hanbal. (2001). Musnad Ahmad. Riyadh: Darussalam.
An-Nawawi, I. (2010). Riyad as-Salihin. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.
Al-Ghazali. (2015). Ihya’ Ulumuddin. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.
Penulis : Wasis Suprapto
Editor : Naela Zulianti Ashlah