Kampus Berbasis Akhlak Rasulullah untuk Indonesia Berkarakter
Sumber Gambar.stimsurakarta.ac.id
Penguatan akhlak Rasulullah SAW sebagai basis pengelolaan dan budaya kampus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Indonesia yang berkarakter. Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan nilai moral dan karakter generasi muda bangsa.
Al-Qur’an menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan utama dalam membangun karakter manusia. Allah SWT berfirman, “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu” (QS. Al-Ahzab: 21). Keteladanan ini menjadi fondasi penting bagi kampus dalam menanamkan nilai kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa akhlak merupakan inti dari risalah Islam. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia” (HR. Al-Bukhari). Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini, khususnya dalam menjaga integritas akademik dan etika sosial.
Kampus berbasis akhlak Rasulullah mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Mahasiswa dibentuk menjadi insan berilmu yang berperan aktif dalam membangun masyarakat yang beradab, toleran, dan berkeadilan.
Sejalan dengan itu, kajian internasional menunjukkan bahwa pendidikan tinggi yang menekankan nilai karakter, kesejahteraan sosial, dan tanggung jawab moral berkontribusi signifikan terhadap pembangunan manusia dan penguatan karakter bangsa. Pendidikan yang berorientasi pada nilai menjadi pilar penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kualitas sumber daya manusia (OECD, 2021).
Referensi
Al-Qur’an al-Karim. QS. Al-Ahzab: 21.
Al-Bukhari, M. I. Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. Beirut: Dār Ibn Kathīr.
OECD. (2021). Beyond Academic Learning: First Results from the Survey of Social and Emotional Skills. Paris: OECD Publishing.
Penulis : Wasis Suprapto
Editor : Naela Zulianti Ashlah