Intermittent Fasting: Pola Makan dengan Jendela Waktu
Intermittent fasting atau puasa intermiten adalah pola makan yang mengatur waktu makan, bukan jenis makanan. Metode ini melibatkan periode makan dan periode puasa dalam siklus tertentu. Metode 16/8 adalah yang paling populer, dengan puasa 16 jam dan jendela makan 8 jam. Ada juga metode 5:2 dengan makan normal 5 hari dan kalori rendah 2 hari. Pola ini bukan diet dalam pengertian tradisional, tetapi lebih pada pengaturan waktu.
Riset menunjukkan berbagai manfaat kesehatan dari intermittent fasting. Membantu menurunkan berat badan dan lemak tubuh dengan efektif. Meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar gula darah. Mendukung autophagy atau proses pembersihan sel yang rusak. Meningkatkan fungsi otak dan melindungi dari penuaan dini. Bahkan dapat meningkatkan harapan hidup berdasarkan studi pada hewan.
Memulai intermittent fasting memerlukan adaptasi bertahap. Tubuh perlu waktu untuk menyesuaikan dengan pola makan baru. Mulai dengan jendela puasa yang lebih pendek, misalnya 12 jam. Secara bertahap perpanjang periode puasa sesuai kenyamanan. Tetap terhidrasi dengan baik selama periode puasa. Dengarkan tubuh dan jangan memaksakan jika merasa tidak nyaman.
Kualitas makanan selama jendela makan tetap sangat penting. Intermittent fasting bukan lisensi untuk makan sembarangan. Fokus pada makanan padat nutrisi seperti protein, sayuran, dan lemak sehat. Hindari makanan olahan dan gula berlebihan yang dapat menggagalkan tujuan kesehatan. Porsi makan juga perlu diperhatikan agar tidak overeating saat berbuka puasa. Kombinasi intermittent fasting dan pola makan sehat memberikan hasil optimal.
Tidak semua orang cocok dengan intermittent fasting. Ibu hamil, menyusui, anak-anak, dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dulu. Penderita diabetes atau gangguan makan perlu pengawasan medis ketat. Atlet dengan intensitas latihan tinggi mungkin memerlukan penyesuaian. Setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda. Yang terpenting adalah menemukan pola makan yang sustainable dan sesuai dengan gaya hidup masing-masing.
Author & Editor: Nadia Anike Putri