Hari Guru Tekankan Perlunya Keteladanan Pendidik
Peringatan Hari Guru 2025 kembali menegaskan pesan penting bahwa keteladanan pendidik merupakan fondasi utama pembentukan karakter peserta didik. Di banyak sekolah, siswa dan orang tua menyampaikan harapan agar guru tidak hanya mengajar secara akademis, tetapi juga hadir sebagai figur inspiratif dalam nilai, etika, serta perilaku sehari-hari. “Keteladanan adalah contoh paling sederhana namun paling kuat dalam pendidikan,” ujar perwakilan forum guru dalam perayaan Hari Guru tahun ini.
Namun, sejumlah guru juga mengungkapkan bahwa beban administrasi dan tuntutan kerja yang semakin kompleks sering membuat ruang untuk menghadirkan keteladanan menjadi terbatas. Guru berharap pemerintah dapat mengurangi tugas non-pembelajaran dan memperkuat dukungan sistem, agar mereka bisa fokus pada interaksi mendidik yang lebih bermakna. Tanpa ekosistem kerja yang sehat, keteladanan sulit ditunjukkan secara konsisten.
Dari Jerman, pakar pendidikan karakter Prof. Markus Heldmann (2024) menegaskan bahwa keteladanan pendidik memiliki dampak langsung terhadap perkembangan moral dan sosial anak. “Anak belajar terutama dari apa yang mereka lihat. Guru yang menunjukkan integritas, tenggang rasa, dan konsistensi perilaku akan membentuk iklim sekolah yang positif tanpa perlu banyak instruksi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pembekalan karakter pendidik harus menjadi perhatian utama negara-negara yang ingin memperkuat kualitas pendidikan.
Sementara itu, ahli pendidikan kemasyarakatan dari Prancis, Dr. Élodie Garnier (2023), menekankan pentingnya keselarasan antara keteladanan guru dan budaya sekolah. “Keteladanan hanya tumbuh ketika lingkungan kerja memberikan dukungan psikologis dan profesional kepada guru. Kultur sekolah harus mendorong saling menghargai, kolaborasi, dan rasa aman bagi pendidik,” jelasnya. Ia menyarankan adanya program mentoring antar-guru yang bisa memperkuat nilai-nilai positif di sekolah.
Momentum Hari Guru 2025 diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat kembali peran keteladanan dalam praktik pendidikan di Indonesia. Dengan dukungan sistem yang baik dan pengembangan profesional yang berkelanjutan, guru dapat menjadi contoh hidup yang membentuk generasi berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Para pendidik percaya bahwa ketika keteladanan ditegakkan, pendidikan akan mencapai makna sejatinya.
Penulis: Wasis Soeprapto
Ediotor: Arika Rahmania
Sumber: AI