HARI GURU SEBAGAI PILAR PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA
Sumber gambar: https://share.google/f4gz5jEmKGbHSQKQn
Salah satu makna penting dari Hari Guru adalah pengakuan terhadap peran guru dalam pembentukan karakter bangsa. Pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang nilai-nilai moral yang hidup dalam kehidupan sehari-hari. Guru berada pada posisi strategis untuk menanamkan nilai tersebut sejak dini.
Dalam proses pendidikan, guru menjadi teladan dalam hal kedisiplinan, kejujuran, kerja keras, dan rasa menghargai. Nilai yang diberikan guru bahkan dapat bertahan sepanjang hidup seseorang. Lebih dari itu, guru berperan dalam membentuk sikap generasi muda agar siap menghadapi kehidupan sosial yang beragam.
Karakter bangsa Indonesia yang ramah, religius, dan memiliki nilai gotong royong tidak terbentuk secara spontan. Nilai itu diajarkan, dibiasakan, dan dicontohkan melalui pendidikan baik formal maupun informal. Guru adalah agen utama dalam proses ini.
Peringatan Hari Guru menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali bahwa pendidikan karakter perlu diperkuat dalam sistem pendidikan nasional. Meskipun teknologi berkembang pesat, nilai moral dan kemanusiaan tetap tidak boleh ditinggalkan.
Selain itu, Hari Guru menjadi pengingat bahwa guru membutuhkan dukungan untuk tetap menjaga integritas dan moralitas dalam menjalankan tugasnya. Pendidikan karakter membutuhkan guru berkarakter kuat.
Dengan demikian, Hari Guru bukan hanya penghargaan profesi, tetapi pengakuan bahwa guru adalah penjaga nilai bangsa.
Author: Adinda Budi Julianti
Editor: Arika Rahmania
Sumber: AI