Hari Guru 2025: Mengajar di Tengah Ledakan AI dan Media Digital
Sumber: Pinterest
Hari Guru 2025 menjadi momen penting untuk melihat kembali bagaimana hadirnya AI dan media digital telah mengubah cara mengajar. Guru kini tidak hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi dituntut mampu bekerja berdampingan dengan teknologi cerdas yang dapat menghasilkan materi pembelajaran yang lebih adaptif serta memberikan umpan balik secara instan.
Pemanfaatan AI membuka peluang besar bagi pembelajaran yang lebih personal. Teknologi adaptif mampu menyesuaikan tingkat kesulitan materi sesuai kemampuan setiap siswa, sehingga guru bisa memusatkan perhatian pada pendampingan yang lebih bermakna. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam merancang pembelajaran dan melakukan asesmen membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas tugas guru.
Meski demikian, penerapan AI di sekolah masih menyimpan banyak tantangan. Tidak sedikit guru yang masih kesulitan memahami konsep AI atau belum terbiasa menggunakan teknologi tersebut. Peran guru juga berubah signifikan menjadi fasilitator digital, sehingga mereka perlu mendapatkan dukungan berupa pelatihan dan penguatan kompetensi.
Aspek etika, perlindungan data pribadi, dan keamanan informasi juga menjadi kekhawatiran tersendiri. Karena AI mengolah data dalam jumlah besar, diperlukan regulasi yang jelas dan pemahaman yang kuat agar penggunaannya tetap aman dan sesuai etika. Hambatan keterampilan serta kebijakan yang belum matang sering kali menjadi penghalang dalam optimalisasi AI di lingkungan sekolah.
Pada saat yang sama, kehadiran media digital seperti video pembelajaran, kuis daring, dan platform interakti mendorong guru untuk lebih kreatif dalam mengemas materi. Mereka harus mampu menciptakan pembelajaran yang menarik tanpa kehilangan kedalaman makna dan tujuan pedagogis.
Melalui peringatan Hari Guru, penting untuk memberikan apresiasi kepada para guru yang telah berhasil beradaptasi dengan teknologi sekaligus memperjuangkan dukungan yang memadai bagi guru lain yang masih berproses. Transformasi digital dalam pendidikan bukan hanya tentang penggunaan alat baru, tetapi tentang memastikan bahwa masa depan pendidikan tetap inklusif, relevan, dan berpusat pada nilai-nilai kemanusiaan.
Penulis: Danella
Editor: Firstlyta Bulan