Guru sebagai Penyelamat: Keterampilan First Aid yang Wajib Dikuasai
Sumber:
Gemini AI
Dalam situasi
darurat di sekolah, guru sering kali menjadi orang dewasa pertama yang berada
di dekat siswa. Kondisi ini menempatkan guru pada peran krusial sebagai
penolong awal sebelum bantuan medis profesional tiba. Oleh karena itu,
keterampilan pertolongan pertama (first aid) bukan sekadar tambahan kompetensi,
melainkan kemampuan wajib yang harus dikuasai oleh setiap guru, terutama di
jenjang PAUD dan sekolah dasar.
First aid di
lingkungan sekolah berfokus pada penanganan cedera ringan hingga sedang yang
paling mungkin terjadi saat bencana, seperti luka gores, pendarahan, terjatuh,
atau pingsan. Guru perlu memahami prinsip dasar pertolongan pertama, yaitu
melindungi diri, menilai kondisi korban, dan memberikan bantuan sesuai
kemampuan tanpa memperparah keadaan. Prinsip ini penting agar pertolongan yang
diberikan benar-benar membantu, bukan malah membahayakan.
Salah satu
keterampilan utama yang wajib dikuasai guru adalah penanganan pendarahan. Guru
harus mampu menghentikan perdarahan dengan penekanan sederhana, penggunaan
perban, dan menjaga posisi korban. Selain itu, keterampilan menangani luka
ringan, seperti membersihkan luka dan mencegah infeksi, juga sangat penting
mengingat anak-anak rentan panik melihat darah atau rasa sakit.
Keterampilan lain
yang tidak kalah penting adalah penanganan korban pingsan dan cedera akibat
jatuh. Guru perlu mengetahui cara memeriksa kesadaran, menjaga jalan napas, dan
memposisikan korban dengan aman. Dalam konteks bencana, guru juga harus mampu
mengenali kondisi yang membutuhkan rujukan segera ke tenaga medis, sehingga
tidak menunda penanganan yang lebih serius.
Selain
keterampilan teknis, guru juga perlu menguasai aspek psikologis pertolongan
pertama. Anak yang mengalami cedera sering kali merasa takut dan menangis.
Sikap tenang, komunikasi yang menenangkan, dan sentuhan yang tepat dapat
membantu menurunkan kecemasan siswa. Pendekatan emosional ini sangat penting di
sekolah dasar, di mana rasa aman anak sangat bergantung pada figur guru.
Dengan membekali
guru keterampilan first aid yang memadai, sekolah meningkatkan kapasitas respon
awal terhadap bencana dan kecelakaan. Guru tidak hanya berperan sebagai
pendidik, tetapi juga sebagai pelindung keselamatan siswa. Kompetensi ini
mencerminkan tanggung jawab profesional guru dalam menciptakan lingkungan
belajar yang aman dan peduli terhadap kesejahteraan peserta didik.
Editor: Firstlyta
Bulan