Guru sebagai Pelindung Hak Anak selama Proses Pembelajaran
Sumber: Canva Image
Guru memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap siswa
merasa aman selama proses belajar. Mereka harus memastikan bahwa tidak ada
siswa yang mengalami kekerasan, diskriminasi, atau perlakuan tidak adil. Ketika
guru menjaga suasana kelas tetap positif dan menghargai semua siswa, hak anak
sebagai peserta didik terpenuhi. Lingkungan
yang aman memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang. Dengan begitu, sekolah
benar-benar menjadi tempat yang melindungi hak anak.
Guru juga bertugas memastikan bahwa semua
siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti pembelajaran. Mereka
perlu memperhatikan siswa yang mungkin mengalami hambatan dan memberikan
dukungan sesuai kebutuhan. Ketika guru memberikan perhatian lebih kepada siswa
yang kesulitan, hal itu mencerminkan penghargaan terhadap hak setiap anak untuk
belajar. Guru dapat memberikan penjelasan tambahan atau menyesuaikan cara
mengajar. Pendekatan ini menunjukkan bahwa hak belajar harus diberikan tanpa
pengecualian.
Selain itu, guru dapat mengajarkan anak untuk
berani menyampaikan pendapatnya tanpa takut dihakimi. Guru bisa memberikan
ruang bagi siswa untuk menyampaikan pertanyaan dan ide mereka. Tindakan
sederhana ini mengajarkan nilai kebebasan berpendapat dan penghargaan terhadap
perspektif orang lain. Guru yang menghargai pendapat siswa memberikan rasa
percaya diri pada mereka. Sikap ini juga menciptakan suasana kelas yang
demokratis dan terbuka.
Guru juga memegang peran penting dalam
menyampaikan batasan perilaku yang menghormati hak orang lain. Mereka dapat
menjelaskan bahwa setiap tindakan yang menyakiti teman adalah bentuk
pelanggaran terhadap haknya. Guru memberikan penjelasan dengan bahasa yang
mudah dipahami agar siswa bisa menyadari konsekuensinya. Sikap tegas guru dalam
menegakkan aturan membantu siswa memahami pentingnya menghormati sesama. Dengan
begitu, nilai HAM diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.
Dalam menjalankan tugasnya, guru dapat
bekerja sama dengan pihak sekolah untuk membuat program perlindungan anak.
Program ini dapat mencakup pembentukan tim khusus atau adanya layanan bimbingan
konseling. Guru yang berperan aktif dalam program tersebut menunjukkan komitmen
mereka terhadap perlindungan hak anak. Kerja sama ini memastikan bahwa setiap siswa memiliki
tempat untuk mencari bantuan jika mereka mengalami masalah. Dengan demikian,
hak anak untuk mendapatkan perlindungan semakin terjamin.
Melalui keteladanan dan komitmen mereka, guru
menjaga agar proses pembelajaran selalu menghormati hak-hak siswa. Sikap konsisten guru
membentuk generasi yang peka terhadap keadilan dan perlindungan terhadap
sesama. Nilai kemanusiaan yang ditanamkan sejak dini akan membantu siswa tumbuh
menjadi pribadi yang menghargai hak orang lain. Dengan peran guru sebagai
pelindung hak anak, sekolah dapat menjadi ruang aman yang mendukung
perkembangan setiap siswa.
Penulis: Danella Putri
Editor: Naela Zulianti Ashlah