Guru Sebagai Garda Depan Pendidikan Masih Terpinggirkan secara Ekonomi
Sumber Gambar. AI
Guru dikenal sebagai garda depan
pendidikan, tetapi kesejahteraannya masih jauh dari ideal. Banyak guru yang
masih mengalami kesulitan ekonomi meski telah mengabdi bertahun-tahun. Kondisi
ini membuat profesi guru dipandang kurang menjanjikan bagi generasi muda.
Padahal, peran guru sangat penting dalam membentuk kualitas sumber daya
manusia. Ketidakselarasan antara peran dan penghargaan menjadi masalah besar.
Pemerintah perlu memperhatikan kondisi ini secara serius.
Ketimpangan kesejahteraan guru
terlihat jelas antara kota besar dan daerah terpencil. Guru di daerah
tertinggal sering menerima tunjangan yang jauh lebih kecil. Selain itu, akses
terhadap pelatihan dan fasilitas pendidikan juga terbatas. Hal ini membuat mereka
bekerja dalam kondisi yang jauh dari ideal. Ketidakmerataan ini harus segera
diatasi agar kualitas pendidikan tidak timpang. Pemerataan menjadi tantangan
besar bagi pemerintah.
Banyak guru mengaku kesulitan
memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Gaji yang rendah tidak sebanding dengan
beban kerja yang tinggi. Guru sering bekerja di luar jam sekolah untuk memenuhi
kebutuhan ekonomi. Kondisi ini membuat mereka sulit fokus mengajar. Jika
kesejahteraan tidak diperbaiki, motivasi guru bisa menurun. Hal ini tentu akan
berdampak pada kualitas pembelajaran siswa.
Penghargaan terhadap profesi guru
harus ditingkatkan agar mereka merasa dihargai. Guru membutuhkan jaminan
kesejahteraan yang pasti untuk menjaga kualitas kinerja. Selain gaji, fasilitas
pendukung seperti pelatihan dan sarana pembelajaran juga penting. Pemerintah
harus merancang program yang benar-benar menyentuh kebutuhan guru. Organisasi
profesi guru juga harus terlibat dalam perencanaan kebijakan. Kolaborasi yang
baik akan menghasilkan kebijakan lebih efektif.
Banyak negara telah membuktikan
bahwa investasi pada kesejahteraan guru membawa dampak besar. Negara dengan
guru yang sejahtera biasanya memiliki kualitas pendidikan yang lebih baik. Hal
ini menunjukkan bahwa guru membutuhkan dukungan menyeluruh. Indonesia dapat
belajar dari praktik terbaik tersebut. Perbaikan kesejahteraan bukan sekadar
biaya, tetapi investasi jangka panjang. Pendidikan tidak akan berkembang tanpa
guru yang sejahtera.
Akhirnya, guru harus mendapatkan
penghargaan yang layak sesuai perannya. Pemerintah memiliki tanggung jawab
besar untuk menciptakan sistem yang adil dan sejahtera bagi guru. Tanpa
perubahan signifikan, profesi guru akan terus berada dalam posisi sulit. Ketika
guru sejahtera, pendidikan Indonesia akan lebih maju. Kesejahteraan guru adalah
fondasi utama masa depan bangsa. Ini adalah saat yang tepat untuk melakukan
perubahan besar.
Author : Arika Rahmania
Editor : Naela Zulianti Ashlah