Guru Sambut Harapan Baru untuk Masa Depan Pendidikan
Peringatan Hari Guru 2025 membawa optimisme baru bagi para pendidik di seluruh Indonesia. Guru-guru menilai bahwa dunia pendidikan saat ini berada pada titik penting untuk melakukan lompatan besar—baik dari segi teknologi, pendekatan pembelajaran, hingga penguatan kualitas sumber daya manusia. Mereka menyambut baik berbagai perubahan yang mulai terlihat di sekolah, sambil berharap pemerintah terus memperluas dukungan agar transformasi pendidikan berjalan nyata dan berkelanjutan.
Para guru melihat bahwa tuntutan pendidikan masa depan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan pengetahuan, tetapi juga keterampilan berpikir kritis, kreativitas, literasi digital, dan kesiapan menghadapi perubahan global. Karena itu, banyak pendidik mendorong lahirnya ekosistem pembelajaran yang lebih fleksibel, humanis, dan berpusat pada siswa. Inovasi di ruang kelas mulai dari penggunaan teknologi hingga pembelajaran berbasis proyek dinilai semakin penting untuk menyesuaikan kebutuhan generasi yang terus berkembang.
Menurut Prof. Tony Wagner (2021) dari Harvard University, masa depan pendidikan menuntut sistem yang mendorong inovasi dan kreativitas, bukan sekadar hafalan. Ia menjelaskan bahwa sekolah yang ingin maju harus mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Wagner menilai bahwa guru adalah kunci utama dalam membangun budaya belajar tersebut, sehingga mereka membutuhkan ruang untuk bereksperimen dan menciptakan strategi pembelajaran baru.
Sementara itu, Prof. Sugata Mitra (2022), peneliti pendidikan dari Inggris, menyatakan bahwa masa depan pendidikan akan bergantung pada kemampuan guru untuk menjadi fasilitator belajar yang adaptif. Ia menekankan bahwa siswa kini memiliki akses tak terbatas ke informasi, sehingga peran guru berubah dari “penyampai materi” menjadi “pemandu eksplorasi”. Menurut Mitra, pendidikan yang sukses adalah yang mampu menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemandirian belajar siswa.
Dengan semangat Hari Guru tahun ini, para pendidik berharap langkah-langkah transformasi pendidikan dapat semakin konkret mulai dari peningkatan pelatihan guru, penyediaan fasilitas modern, hingga kebijakan yang mendukung inovasi sekolah. Mereka percaya bahwa dengan kerja sama kuat antara guru, pemerintah, dan masyarakat, masa depan pendidikan Indonesia dapat menjadi lebih inklusif, kreatif, dan relevan bagi generasi mendatang.
Penulis: Wasis Soeprapto
Ediotor: Arika Rahmania
Sumber: AI