Guru Dituntut Adaptif di Tengah Perkembangan IPTEK yang Pesat

sumber gambar (https://asset-a.grid.id//crop/0x0:0x0/360x240/photo/2023/03/27/kemajuan-iptek-penting-bagi-bang-20230327081947.jpg)
Perkembangan IPTEK yang semakin pesat menuntut guru untuk terus beradaptasi dalam melaksanakan pembelajaran. Lingkungan belajar di sekolah kini berubah dengan cepat seiring hadirnya berbagai teknologi baru. Guru tidak dapat lagi mengandalkan metode konvensional semata untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa. Perubahan ini menuntut pola pikir yang lebih fleksibel dan keterampilan digital yang lebih baik dari setiap pendidik. Adaptasi tersebut penting agar pembelajaran tetap relevan dan bermakna bagi siswa.Tuntutan untuk beradaptasi mendorong guru memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran. Guru perlu mampu menggunakan perangkat digital seperti komputer, tablet, dan aplikasi pembelajaran untuk mendukung kegiatan mengajar. Teknologi ini memudahkan penyampaian materi dan membuat pembelajaran lebih interaktif serta menarik. Selain itu, penggunaan teknologi memberikan akses lebih luas terhadap sumber belajar yang bervariasi. Semua hal tersebut menjadikan guru sebagai aktor utama dalam mengintegrasikan IPTEK di ruang kelas.
Pemanfaatan teknologi oleh guru memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif berpartisipasi ketika guru menggunakan media pembelajaran digital. Visualisasi materi melalui video, gambar, atau simulasi membuat konsep yang abstrak lebih mudah dipahami. Interaksi antar siswa juga menjadi lebih hidup dengan bantuan teknologi seperti kuis digital dan forum diskusi online. Situasi ini menciptakan suasana belajar yang lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini.
Perkembangan teknologi juga meningkatkan efisiensi kerja guru dalam merencanakan dan mengevaluasi pembelajaran. Guru dapat menggunakan aplikasi perencanaan pembelajaran dan platform asesmen digital untuk memantau perkembangan siswa. Fasilitas ini membantu guru mengidentifikasi kesulitan belajar dan memberikan tindak lanjut yang lebih tepat sasaran. Selain itu, guru bisa menyimpan catatan pembelajaran secara rapi dan mudah diakses kapan pun. Teknologi membuat tugas administrasi guru lebih cepat dan sistematis.
Keterampilan digital guru menjadi salah satu aspek penting dalam menghadapi perkembangan teknologi. Banyak sekolah mulai memberikan pelatihan untuk meningkatkan literasi digital guru agar siap menghadapi pembelajaran era baru. Pelatihan ini mencakup penggunaan aplikasi pembelajaran, desain materi digital, hingga keamanan data siswa. Dengan peningkatan kompetensi seperti ini, guru dapat menyesuaikan strategi mengajar dengan kebutuhan zaman. Upaya tersebut memastikan guru tetap menjadi fasilitator yang profesional dan relevan.
Namun demikian, adaptasi teknologi juga memiliki tantangan tersendiri bagi guru. Tidak semua guru memiliki kemampuan atau pengalaman menggunakan teknologi secara optimal. Keterbatasan fasilitas teknologi di beberapa sekolah juga dapat menghambat penerapan pembelajaran berbasis digital. Selain itu, guru membutuhkan waktu untuk mempelajari perangkat baru di tengah padatnya tugas administrasi. Tantangan ini memerlukan dukungan berkelanjutan agar guru dapat berkembang dengan baik.
Melihat perubahan yang sedang terjadi, berbagai pihak sepakat bahwa guru memegang peran penting dalam keberhasilan integrasi IPTEK di sekolah. Guru yang adaptif mampu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan menyenangkan. Perkembangan teknologi bukanlah ancaman, tetapi peluang bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat diperlukan agar guru terus mendapatkan dukungan dan pendampingan. Dengan demikian, pendidikan Indonesia dapat berkembang selaras dengan kemajuan zaman.
Penulis: Arika Rahmania
Editor: Arika Rahmania