GURU DALAM PERSPEKTIF SEJARAH PENDIDIKAN INDONESIA
Sumber gambar: https://share.google/3CHqqdf8pYcN4wvzc
Guru memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah pendidikan Indonesia. Sejak masa kolosal hingga era kemerdekaan, guru telah menjadi pelaku utama dalam proses penyebaran ilmu dan pembangunan masyarakat. Pada masa kolonial Belanda, pendidikan hanya diberikan kepada golongan tertentu. Namun, para guru pejuang membuka akses pendidikan bagi rakyat melalui sekolah-sekolah rakyat dan organisasi pendidikan.
Organisasi seperti Taman Siswa yang didirikan Ki Hajar Dewantara, menjadi bukti bahwa guru turut berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan melalui jalur pendidikan. Guru pada masa itu tidak hanya mengajarkan pengetahuan akademik, tetapi juga menanamkan jiwa nasionalisme kepada peserta didik. Pendidikan menjadi alat melawan penjajahan dengan melatih masyarakat berpikir kritis dan memiliki semangat kebangsaan.
Pasca kemerdekaan, guru menjadi salah satu profesi yang dibutuhkan untuk membangun bangsa yang baru berdiri. Sistem pendidikan nasional pun mulai dirancang, dan guru mengambil peran sebagai motor penggeraknya. Mereka berjuang meskipun fasilitas pendidikan sangat terbatas, namun semangat mengabdi kepada bangsa tetap tinggi.
Penetapan Hari Guru Nasional pada 25 November 1994 menjadi tonggak penghargaan pemerintah terhadap perjuangan guru sejak era awal pendidikan Indonesia. Tanggal ini bukan sekadar perayaan, tetapi penghormatan terhadap sejarah panjang profesi guru.
Dengan demikian, perjalanan guru dalam sejarah pendidikan menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya proses formal, tetapi juga bagian dari perjuangan bangsa untuk meraih kesejahteraan dan martabat.
Author: Adinda Budi Julianti
Editor: Arika Rahmania
Sumber: AI